KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life


Leave a comment

486. Hubungan antara gaji dan motivasi bekerja!

Di suatu malam yang mendung karena, habis hujan Saya mempelajar satu hal yakni judul hubungan gaji dan motivasi bekerja. Seberapa besar sih uang memotivasi manusia dalam menjalankan tugas? Dikarenakan keadaan yang hujan, becyek dan ga ada ojyek Sayapun memesan aplikasi karya anak bangsa. Bang Gojyek (BG) pun datang menjemput.

Selama perjalanan Bang Gojyek a.k.a BG  curcol coy.

BG bercerita betapa bahagianya dia dikala agustus hingga desember 2015. Dimana BG kebanjiran pesanan dari nganter orang, paket dan anter makanan. Dia bahagia karena, hidupnya yang selama ini mangkal dan banyak menganggur kini menjadi lebih produktif. Kalau dulu mangkal paling dapat 100 ribu/hari. Itupun udah kondisi yang amat bagus namun, di masa agustus 2015 BG bisa mendapat 400ribu per hari dan melayani lebih dari 20 order!

400 ribu/hari x 30 hari kerja(non-stop si BG) = 12 JUTA’an bersih udah di potong pajak.

Masa-masa romantis 12 juta perbulan bisa terjadi karena, BG belum memiliki banyak saingan driver dari perusahaannya sendiri dan perusahaan lain.BG rela bekerja 30 hari non-stop dan membeli sekotak jamu tolak angin demi membahagiakan anak-istri , anak-anak dan orang tuanya. Di masa-masa romantis itu komisi BG per KM adalah Rp 3.500,-.

Layaknya pacaran, masa-masa romantis BG dan pekerjaannya semakin hari semakin membuat BG kesal. Komisi per KM perlahan tapi, pasti berkurang Rp 500/km. Hingga November 2016 komisi BG per KM adalah Rp 2.500,- . BGpun mengeluh bahwa, jumlah permintaan tak sesuai dengan jumlah penawaran. Terlalu banyak driver yang berada di jalanan sedangkan, jumlah penumpang tidak bertambah secara signifikan. 1 penumpang bisa punya 3 layanan ojek online di HPnya. Demo yang sempat menghebohkan kota Jakarta pun bukannya membawa perubahan yang lebih baik malahan, membuat BG makin sulit. Bonus yang dulunya bisa di dapat dengan melayani 14 poin, setelah demo malah menjadi 18 poin untuk mendapatkan bonus.

18 poin artinya harus melayani 18 orang yang di antar atau melayani 9 pesanan makanan(karena makanan poinnya 2). Kombinasi semua keadaan diatas membuat BG tidak semangat lagi bekerja. Di masa-masa romantis (agustus-november 2015) dimana dia bisa mendapatkan 12 juta sebulan asalkan rajin membuat BG semangat narik dari pagi hingga malam. November 2016,Semangat itupun kian lama kian redup.

Kalau dilihat dari cerita BG diatas Saya mempelajari. Hal terutama yang mempengaruhi motivasi kita dalam bekerja adalah Mengapa kita bekerja alias untuk apa sih kita bekerja?  Semakin besar alasan mengapa kita bekerja maka, semakin besar motivasi dan semangat kita dalam bekerja.

Di cerita diatas BG bekerja untuk membahagiakan anak, istri dan orang tuanya. Disaat penghasilan perbulannya turun maka, BG menjadi takut akan nasib anak,istri dan orang tuanya yang BG nafkahi. Hal itulah yang membuat semangatnya padam. Keluarga adalah alasan utama BG narik bukan demi, uang/gaji.

Menurut pengalaman Saya orang yang bekerja dengan motivasi membantu orang lain, membahagiakan keluarga, dan menjadikan keadaan lebih baik akan lebih gigih berjuang. Dibandingkan orang yang bekerja hanya untuk mendapatkan uang.

Semoga nasib BG dan teman-temannya bisa menjadi lebih baik. Amin.


1 Comment

485. The power of habit review!

mj-618_348_the-power-of-habit-why-we-do-what-we-do-in-life-and-business-charles-duhigg-self-help-books-that-dont-suck

Pernah liat covernya ga? ini buku udah tenar banget dan mainstream,hehehe

Demi mendukung program Arnold Rajin membaca 2017, Maka Saya membaca salah satu buku yang Mainstream dan sudah terkenal + sudah tersedia di toko-toko buku terdekat. Judulnya adalah The power of habit buatan bang Charles Duhigg.

Manusia itu pada dasarnya adalah sebuah insan yang menjalani hidupnya dengan kebiasaan ( habit ). Banyak kegiatan rutin yang kita jalani akan membentuk kebiasaan kita. Misalnya kebiasaan gosok gigi sebelum tidur. Kalau belum gosok gigi kayaknya ga enak rasanya mulut dan susah tidur. Hal ini di karenakan kita tidak melakukan kebiasaan, Hal ini akan di anggap aneh oleh otak.

Buku ‘The power of habit’ ini, menceritakan tentang banyak kasus-kasus tentang kebiasaan orang. Seorang pasien bernama Eugune mengalami penyakit dimana, setiap 15 menit dia akan lupa. Lupa siapa dirinya, dimana dia berada, lupa kenapa dirinya disana dan banyak hal lainnya (mirip 50 first date lah). Setiap hari istrinya membawa Eugene untuk berjalan-jalan pagi keliling kompleknya.

Suatu hari Eugene pergi seorang diri berkeliling komplek, istri dan keluarganya panik mencari dirinya. Ajaibnya Eugene bisa kembali ke rumah dengan selamat dengan usahanya sendiri. Kebiasaan (habit) ternyata diluar bagian memori / ingatan. Bisa karena biasa itu ternyata ada benarnya. Kebiasaan membuat orang banyak melakukan aktivitas tanpa harus banyak berpikir.

Struktur kebiasaan itu ada 3:

  1. Trigger/cue
  2. Activity/routine
  3. Reward

slide119

Manusia bisa mengganti kebiasaannya dengan mengubah bagian kedua alias action. Trigger dan resultnya sama tapi, actionnya berbeda. Misalnya Anda ingin rajin berlari tiap pagi.

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang lama Nonton TV selama 1 jam

-Reward Senang

Gantilah actionnya dengan berlari keliling komplek. jadinya;

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang baru; berlari selama 1 jam (udah sama ganti baju dan iket sepatu)

-Reward Senang

Gampang kan?

Pada prakteknya untuk mengubah kebiasaan orang perlu waktu 30 hari untuk manusia disiplin melakukan hal ini. Mengubah kebiasaan itu memang penuh perjuangan sih. Setelah menjadi kebiasaan maka tubuh Anda kan secara alami ngidam ingin lari setiap pagi. Itu sih beberapa isi singkat dari buku ‘The power of habit’. Buku ini cocok banget buat orang-orang yang mau mengubah kebiasaan buruknya atau mau mengubah kebiasaan lamanya.


2 Comments

484.Beli E-Book Reader apa enggak yah?

kobo-aura-one-5

Di tengah teriknya matahari layar e-ink masih kebaca, ajaib~

Postingan ini Saya dedikasikan kepada orang-orang yang bingung mau beli e-book reader atau enggak. E-book reader adalah perangkat dengan teknologi layar electronic ink atau e-ink. Tampilannya item putih kayak kalkulator. Bagusnya adalah e-ink ini tampilannya tidak silau dimata, bisa di baca di bawah sinar matahari (gak kayak LCD) dan kedua hal ini menghasilkan mata Anda tidak cepat capek dalam membaca.

Apa gak mendingan pake tablet aja yang berwarna?

Tablet itu baik layar LCD dan LED sama-sama gak kebaca di tengah teriknya matahari. Layar menghasilkan cahaya yang membuat mata kita jadi lebih cepat capek. Saking capeknya bikin pusing. Kalau di tablet juga biasanya banyak gangguan selama membaca. Ada notif ini itu lah. Batere tabletpun paling lama 3 hari lah. E-book reader baterenya 2 mingguan,ahahaha #MONSTERKILL

E-Book reader adalah satu perangkat sederhana yang benar-benar memuaskan dan bagus untuk melakukan satu hal yakni membaca buku. Kalau gak percaya coba aja pinjam e-book reader punya teman dan coba baca beberapa menit/jam dengan perangkat itu. Ajaib sih alat ini dan benar-benar sebanding banget dengan harganya.

Hal inilah yang membuat Saya membeli E-book reader.

Jadi, harus beli e-book reader apa enggak yah?

Jawabannya Iya!

Iya, kalau kalian mau lebih rajin membaca. Capek juga kan bawa-bawa buku sampe numpuk kayak background foto wisudaan? hehehe…

amazon_kindle_review03

Kindle 2016 nih, bukan paperwhite. Mirip-mirip lah…

Rekomendasi Saya sih beli Kindle Paperwhite. Harganya antara 1,8 – 2,1 juta lah. Terus jangan di pasangin anti gores yah! Punya saya di pasangin anti gores jadi lebih kinclong gitu layarnya. Harusnya kan layarnya ga kinclong alias ga memantulkan cahaya. Kesalahan pemula nih.


Leave a comment

483. ONWARD review:Buku yang cocok untuk mengawali 2017!

howardrwanda

Howard Schultz di Rwanda berpidato di depan para petani kopi Rwanda. Dia sedang bersosialisasi tentang “Fair Trade” Dimana Kopi harus dibeli dengan harga yang adil. Starbucks juga menyumbangkan 1 sapi yang menghasilkan Susu untuk tiap kepala keluarga petani.

“Onward” adalah mantra yang digunakan oleh Howard Schultz sang boss Starbucks yang berarti maju terus! Dalam buku Onward ini Howard menceritakan perjuangannya dalam menyelamatkan Starbucks dari kurun waktu 2006-2011. Howard merupakan CEO yang sudah meninggalkan Starbucks lalu menjadi komisaris. Di tahun 2007 Starbucks mengalami kemunduran dan krisis. Dimana kopi Starbucks kualitasnya menurun(bahkan menurut polingkalah dengan kualitas kopi McD alias McCafe), sistem pelayanannya lambat, Banyak cabang tidak produktif,dll.

Hal ini sudah di deteksi Howard dari tahun 2006 hingga akhirnya, tahun 2008 Howard kembali menjadi CEO. Layaknya Steve Jobs dan Michael Dell yang kembali memimpin begitu pula Howard. Hal ini dilakukan karena, Cinta dan passion nya terhadap kopi di Starbucks. Tujuan Howard hanya satu yaitu menjadikan Starbucks kafe kopi nomer satu di dunia yang dikenal dengan kualitas kopinya.

Perjuangan Howard selama menjadi CEO, di tumpahkan dalam buku dengan 400 halaman lebih ini. Hal yang saya pelajari dari buku ini adalah betapa sukses dan kegagalan adalah akumulasi dari pilihan-pilihan yang kita buat. Bukan karena, satu kesalahan kita menjadi gagal atau sukses. Pada tahun 2008-2010 Howard sudah melakukan banyak inovasi di Starbucks dan inovasi itu diraih dengan kerja keras.

Sudah capek-capek bikin inovasi 1 yang bermutu tinggi tapi, penjualan Starbucks tidak berubah sama sekali. Inovasi 2 diluncurkan penjualan masih menurun. Semua itu berulang hingga inovasi ke 5 dimana Starbucks baru bisa untung dalam jumlah sedikit.

Bikin 5 inovasi baru bisa untung dikit, gimana coba perasaan pak Howard di depan direksi dan bawahannya?

Semangat Howard untuk terus maju dan memperbaiki kualitas Starbucks lah yang membuat Starbucks bisa sebesar saat ini dengan 50.000 kedai kopi di seluruh dunia.

Hal yang saya kagum dari pak Howard adalah betapa dia mencintai kopi dan sangat amat perfeksionis dengan rasa kopi yang di sajikan di Starbucks. Semua proses dari penanaman, pengolahan, pemanggangan biji kopi, kerja sama dengan partner hingga penyajian di kafe di perhatikannya. Salah satu produk fenomenalnya adalah Pike Place Roast dimana semua kopi di Starbucks memiliki kualitas dan spesifikasi yang sama. Bayangkan bikin kopi untuk seluruh dunia dan kafe Starbucks dengan kualitas dan rasa yang sama yang notabene disajikan setiap hari.

Buku ini adalah buku mengenai perjuangan cinta. Dalam hal ini cinta Howard Schultz terhadap kopi dan Starbucks.

836b3f552a230c2f571d38353336daf9

Qoutes yang kece


Leave a comment

482. Beberapa hal yang Saya pelajari dari dunia Startup 2016!

bootstrap-alley-jakarta

Beberapa hal yang Saya pelajari dari dunia Startup 2016! Dunia Startup IT itu keras bro!

Tahun 2017 tinggal hitungan beberapa jam lagi. Di penghujung tahun 2016 ini, Saya akan membahas beberapa hal yang Saya pelajari di tahun 2016 mengenai startup. Industri startup teknologi memang sangat dinamis dan penuh dengan hal tak terduga. Berikut ini beberapa hal yang Saya pelajari di tahun 2016:

1. Startup pada jualan pulsa

Perusahaan-perusahaan teknologi berbondong-bondong menjual pulsa secara online. Mau itu Bukalapak, Lazada, JD, Tokopedia, Go-Jek hingga, Traveloka mulai menawarkan pulsa ke konsumen. Bukah hanya pulsa, mereka juga menjual paket data. Bahkan startup yang fungsi utamanya adalah fintech yang meng gratiskan transfer bank, menjual pulsa dan paket data juga. Pulsa dan paket data memang komoditas yang menggiurkan karena, banyak orang yang membutuhkan. Kudo sendiri sudah menjual pulsa sejak agustus 2014. Boomingnya jualan pulsa memang sudah kami antisipasi,hehehe.

2. Cicilan dimana-mana

Di tahun 2016 ini, banyak startup membuat program cicilan. Iyak, cicilan yang dibuat sendiri ataupun bekerja sama dengan bank atau pihak ke tiga. Dengan adanya sistem cicilan ini maka, pembeli akan semakin percaya (karena kalau cicilan lebih berkekuatan hukum + ada pihak penjamin) dan barang-barang akan semakin terjangkau terutama barang elektronik. Masalahnya di Indonesia, masyarakat Indonesia kurag terbiasa dengan sistem cicilan dan lebih percaya dengan uang tunai. Program cicilan dengan potongan harga pun mulai menjamur dimana-mana. BTW bukan cuman barang elektronik deh, jualan mobil bekaspun ada cicilan 0%nya.

3. Winter is coming~

Artinya adalah banyaknya startup yang tutup karena, tidak mendapatkan pendanaan seri-A karena, investor lebih selektif dalam menggelontorkan uang. Startup pun harus cermat-cermat dan irit dalam mengeluarkan uang. Kondisi ekonomi dunia yang sedang lesu ini berdampak pada kondisi startup Indonesia. Hal kedua yang menyebabkan banyak startup tutup adalah bakar duit untuk promo gila-gila’an agar mendapatkan konsumen. Banyak startup yang terpaksa membakar duit untuk bertahan hidup dan yang duitnya habis duluan mau gak mau harus tutup.

Hal ini terbukti dari, pengalaman Saya di TechInAsia 2015 di Jakarta yang lalu. Dimana banyak startup di kanan-kiri Saya yang membuka stand sekarang perusahaannya sudah tiada. Startup-startup yang dimana sangat percaya diri dan bersemangat di pameran tersebut banyak yang sudah menghilang. Ada yang karena, kehabisan uang, ribut dengan investor dan bahkan pegawainya banyak di hijack startup lain.

Saran Saya sih, jangan cuman menghabiskan uang untuk promosi doank. Lebih baik habiskan uangnya untuk menjaga tim ( terutama developer ) supaya lebih bahagia dan bisa maju bersama. Selamat tahun baru 2017!


2 Comments

481. Rahasia rajin membaca: 13 Buku dalam 4 bulan!

screen-shot-2016-12-26-at-13-52-52

Gak nyangka bisa baca 13 buku di tahun 2016 ini 🙂

4 bulan lalu saya membuka buku catatan Saya, disana ada salah satu target di 2016 adalah membaca 1 buku untuk 1 bulan! Di kala itu, Saya belum membaca 1 buku pun,ahahahha! Menurut Saya sih ini targetnya gampang banget yah(ceileh~). Di pikiran Saya saat itu saya gak banyak berpikir dan refleksi kenapa kok jarang baca? kenapa target ini kok dilupakan? Dan berbagai pemikiran menghakimi diri sendiri alias guilty pleasure.

Hal yang pertama Saya lakukan adalah menerimanya.

Menerima kenyataan bahwa, selama 8 bulan di 2016 ini Saya belum membaca 1 buku pun!

Setelah menerima kenyataan (tanpa rasa menyalahkan keadaan), Saya pun membuka aplikasi Goodreads. Disana Saya lihat Goodreads cuman menargetkan Saya baca 7 buku dalam setahun. Hal ini dikarenakan, tahun lalu Saya cuman baca 2 buku. Gimana bangsa mau maju!? ahahaha~

Di Goodreads Saya lihat-lihat teman Saya yang suka baca buku baca apa aja sih? Dari situ Saya mulai memasukan judul-judul buku yang ratingnya tinggi dan Saya minati untuk di baca kedalam folder “Want to read” alias mau di baca.

Sesudah terkumpul 20 buku (maruk yah? padahal baca 1 buku aja belom,hehehe) Saya pun mulai mengunduh buku-buku tersebut ke tablet yang saya dedikasikan hanya untuk baca. Ganti waktu untuk bermain sosial media, browsing IG gak jelas dan nonton snapchat dengan membaca buku.

Setelah beberapa buku di unduh dan masukan ke tablet Android tersebut, Sayapun mulai membaca 1 judul selama perjalanan pergi ke kantor memakai bis. Yak, naik bis biar bisa baca soalnya kalau nyupir atau naik motor atau naik Go-Jek pasti susah atau gak memungkinkan.  Awalnya sih hanya kuat baca 20 halaman abis itu ngantuk. Setelah berhari-hari akhirnya kuat membaca 50-60 halaman sekali perjalanan pergi. Rata-rata buku yang saya baca ada 300 halaman. Seminggu bisa kelar 1 buku lah.

Selama membaca ini, jangan pernah buru-buru membaca. Santai saja, toh apa yang dibaca gak keluar waktu ujian,hehehe. Kalau gak ngerti kata-katanya bisa copas di Google translate. Kalau sudah selesai 1 buku, maka selama sehari itu Saya tidak akan membaca buku supaya besoknya masih punya semangat membaca buku yang baru.

Membaca 13 buku selama 4 bulan ini Saya merasa bahwa, banyak sekali ilmu-ilmu yang bisa diterapkan setiap hari dan Saya semakin belajar cara kerja cerdas alias, kerja dengan tenaga seminimal mungkin dengan hasil yang maksimal,hehehe…

Semoga cara-cara diatas bisa menginspirasi para pembaca sehingga, tahun depan bisa lebih rajin membaca. Terutama yang mau lebih rajin lagi membaca agar menjadi manusia yang lebih baik hari demi hari. Amin.


Leave a comment

480. Desember: saatnya liburan!

mrrobot_epguide_ep202_2560x1440

Tampang orang kurang liburan

Bulan Desember 2016 ini merupakan masa-masa yang cocok untuk berlibur. Terbukti dari banyaknya teman-teman Saya yang sudah berlibur duluan sebelum, Natal dan tahun baruan. Di kantorpun suasana sangat sepi. Pemandangan meja yang kosong dan kursi yang menganggur merupakan hal yang lumrah. Orang-orang yang masuk pun Saya lihat lebih banyak bersantai dan kurang bersemangat.

Secara fisik memang badan sih, sehat-sehat saja tapi, secara psikis kayaknya capek banget yah setahun ini melakukan Agile development. Tidak lengkapnya tim kudo developer dan banyaknya orang yang sudah capek membuat tugas-tugas di kantor tidak seagresif bulan sebelumnya. Walhasil banyak pekerjaan penting di bulan Desember di undur hingga Januari.

Istirahat itu memang perlu dan merupakan komponen penting dalam kehidupan. Bulan Desember ini kayaknya lebih baik nyantai, menjalin silahturahmi (karena silahturahmi membuka rejeki), menyiapkan target tahun depan dan lebih banyak memikirkan hidup daripada kerjaan.

Seperti salah satu e-mail yang Saya dapatkan dari CEO Kudo bunyinya adalah

“ Terima kasih atas kerja kerasnya di tahun 2016”.

Selamat berlibur semuanya!