KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life


Leave a comment

478.Berikan karyawanmu kebebasan!

work-rules-laszlo-bock-book-cover-over-bookshelf-feature_1290x688_kl

Ini dia nih tampilan buku Work Rules!

Masih dalam tema rajin membaca, beberapa hari lalu Saya membaca buku yang berjudul Work Rules! Work Rules! adalah sebuah buku karangan Lazslo Bock sang kepala HRD dari Google. Bang Lazslo di dalam bukunya menceritakan bahwa, banyak hal yang unik dan menarik dari Google itu ternyata adalah inisiatif dari karyawan.

Banyak orang tertarik ingin bekerja ke Google karena, ada kafe yang makanannya sehat-sehat+gratis. Setahun sekali ada acara dimana keluarga karyawan (orang tua/ istri) di ajak tur keliling Google, ada Techtalk alias Talk@Google dimana isinya pembicara-pembicara tenar dari Presiden Obama, Seth Godin hingga, Lady Gaga. Di Google juga ada kelas seni keramik, kelas pemrograman, kelas olah raga macem-macem dari klub lari, yoga, tinju, freeletics, bela diri, dsb. Ada juga fasilitas laundry, potong rambut,  dan berbagai macam hal asyik lainnya itu memiliki satu kesamaan.  Kesemua hal yang Saya jabarkan diatas ini adalah semuanya usulan karyawan Google.

Yak,Semuanya inisiatif dan bahkan ada yang di urus oleh karyawan Google.

Kalau banyak program kayak gitu pastinya Google banyak keluarin duit donk buat karyawannya?

Jawabannya adalah Google hanya mengeluarkan duit sedikiiiiiiiit banget.Kebanyakan dari program tersebut GRATIS atau Google gak perlu keluar duit sama sekali.

Google biasanya hanya menyediakan tempat dan tentunya waktu untuk acara + waktu untuk para karyawan mempersiapkan acara tersebut. Contohnya untuk potong rambut yang Google perlu siapkan hanyalah lahan parkir untuk truk tukang potong rambut parkir. Karena sudah tau jadwal potong rambut tiap hari apa aja, maka Karyawan Google otomatis datang ke truk dan potong rambut dan setelah potong karyawanpun bayar+balik bekerja dengan hati yang gembira.

Yak, karyawannya sendiri yang bayar potong rambut.

Begitu juga dengan laundry. Sering sekali para penyedia jasa yang rutin hadir ke Google memberikan potongan harga khusus karyawan Google. Lo bayangin aja di kantor Google ada ribuan karyawan, sehari ada kali 50 orang potong rambut. Program-program di atas bukan hanya, membuat karyawan bahagia dan bangga bekerja di Google namun juga menunjang produktivitas.

Selain kebebasan melakukan acara, kelas, dan berbagai hal diatas. Dalam bekerjapun karyawan Google banyak diberi kebebasan. Semua atasan di Google tidak memiliki hak untuk mencabut, memindahkan, memecat dan menaikan pangkat bawahannya. Semuanya itu dinilai dari keberhasilan projek dan OKR. Kebebasan dalam bekerja inilah yang membuat Google semakin besar namun, semakin banyak inovasi yang di lakukan.

25-highest-paying-companies-for-software-engineers3

Rata-rata Gaji karyawan Google bukanlah yang tertinggi. menurut Glass door.

Bang Laszlo sebagai kepala HR sadar bahwa, gaji di Google bukanlah yang tertinggi di Amerika bahkan, di bidang IT pun bukan nomer 1. Kebebasan karyawan di Google inilah yang membuat banyak orang betah bekerja di Google. Semoga kebebasan karyawan dalam bekerja dan bersenang-senang ini bisa menginspirasi perusahaan-perusahaan di Indonesia.


Leave a comment

477.Google Pixel: Ketika Google sudah gerah dengan para produsen Android

pixel-announcement-840x469

Ini dia penampakan Google Pixel. Dari depan mirip banget sama iPhone 6.

Smartphone Nexus buatan Google merupakan produk teknologi yang fenomenal. Nexus merupakan ajang Google menunjukan kemampuan Android yang sebenarnya alias PURE Android. Pada projek Nexus Google ingin menunjukan bahwa, Android itu cepat, responsif, canggih dan smartphone bagus gak perlu harganya mahal. Dalam pengerjaan Nexus Google mengerjakan softwarenya sedakan, hardwarenya sendiri bekerja sama dengan produsen smartphone seperti Samsung, HTC, LG dan Motorola.

Nexus merupakan smartphone yang memiliki pangsa pasar dan fans nya sendiri. Beberapa smartphone Nexus sendiri memiliki software yang bagus namun, banyak kekurangan di hardwarenya terutama; kamera dan batere. Setiap produk Nexus pun berbeda-beda dan tidak ada kesamaan desain yang menunjukan ini produk Google.

Pada tahun 2016, terbitlah smartphone Pixel. Dimana apa yang dilakukan oleh Google saat ini adalah hal yang sudah di lakukan Apple. Google merekrut jagoan-jagoan dari Motorola untuk membangun smartphone Pixel. Pada Pixel Google benar-benar memegang hardware dan softwarenya untuk menghasilkan user experience yang tinggi.

nexus-6p-vs-nexus-5x-vs-google-pixel-and-pixel-xl-cam-ah

Perbandingan Nexus dan Pixel. Dari depan sih mirip2 aja yah. Nexus adalah ajang dimana Google menunjukan ke dunia apa yang bisa di lakukan oleh OS Android. Kalau Pixel? bingung gw,hehehe

Pixel bukanlah Nexus. Pixel adalah smartphone uang sekelas Apple 7plus dan Samsung S7 baik secara hardware dan harga. Harga Google Pixel di Indonesia sendiri(Des 2016) berkisar diatas 12 juta’an.  Berbeda dengan produk Nexus yang kebanyakan “Best Value” alias dengan harga 4 juta sudah bisa mendapatkan smartphone High-end atau flagship. Ketiadaan Nexus ini ternyata disambut baik oleh produsen seperti OnePlus, ZTE dan Lenovo yang ingin merebut pengguna Nexus.

Hal yang masih membuat Saya bertanya-tanya adalah kalau Google sudah bikin smartphone sendiri, pabrikan lain gimana donk? Para produsen yang pakai OS Android mau tak mau harus, bersaing dengan Google Pixel di ranah High-End.

Apakah para produsen akan meninggalkan Android?

atau mungkin bikin OS smartphone baru?

Semua ini masih menjadi misteri…

Ini dia simulasi dari Force touch. Kayaknya keren banget yah?


Leave a comment

476.Apa sih gunanya Force touch?

Produk Apple memang punya istilah yang aneh-aneh dan unik misalnya; retina display yang sebenarnya adalah layar yang memiliki kerapatan pixel diatas 300dpi. Nah, Kali ini ada yang namanya Force Touch. Force Touch adalah fitur dimana permukaan baik itu layar maupun trackpad di laptop bisa merasakan seberapa kencang Anda menekan tombol.

Keren kan?

Aslinya mah, cuman trackpad di laptop bisa di klik ke dalam 2 kali. 1 klik di tekan biasa, terus tekan lebih kencang lagi maka bisa ngeklik lagi. Kalau di smartphone sih, saya bingung bedanya force touch dan “tap&hold” alias tekan dan tahan (kayak di Android 7.0.1). Toh dua-duanya sama-sama memunculkan Quick action di sebelah icon aplikasi.

giphy-downsized-large

Ini nih simulasi dari force touch. Bisa buka preview link web kayak open in new tab tapi, klo selesai di pencet ilang tampilan webnya

Berbeda halnya dengan force touch di laptop. Setiap kata atau kalimat yang kita klik dengan force touch otomatis akan di search di Internet, apa sih arti kata tersebut? penggunaannya untuk apa? dan sekian.

Udah, gitu aja.

Apple sendiri memiliki Siri yang harus diakui kalah canggih dari Google Now jadi, gak bisa tuh pas kita force touch kata “Donald Bebek” keluar gambar Donald bebek, pencipta karakternya siapa?, film-film donald bebek apa aja? Donald bebek kapan pertama kali muncul? ,dsb. Selain untuk mengartikan kata-kata Saya sendiri bingung gunanya force touch di laptop apple apa? Di aplikasi lain yang saya gunakanpun (yang bukan buatan Apple) kayak ga ada gunanya.

Ini sama aja kayak kita membeli barang yang canggih tapi, fitur canggihnya ga ada yang di gunain. Kayak beli smartphone yang bisa eye tracking, bikin video 4k slow motion, bisa unlock hp pake mata tapi, malah pake smartphonenya buat telpon, sms dan WA+fesbukan aja. Seyogyanya sih, cari masalah dulu baru bikin fitur atau solusi yang keren. Bukan sebaliknya, punya fungsi force touch tapi, digunain buat apa yah?

2904585-god-of-war-3-remastered-review_nologo


Leave a comment

475. Kratos: Riwayatmu kini~

Setelah puas dengan Witcher 3 maka, entah mengapa Saya terpancing untuk bermain game lagi. Game yang dari tahun 2006 pernah di mainkan namun, belum ditamatkan semua serinya. Yak, sesuai judul tulisan ini game tersebut bernama God of War! God of War berceritakan tentang prajurit sparta bernama Kratos yang menjual jiwanya untuk melayani para dewa terutama dewa perang yakni Ares. God of War merupakan game yang sadis, penuh darah dan adegan senonoh. Ini game dewasa banget deh.

Saya sendiri sudah menamatkan God of War 1, 2 dan Chain of Olympus. Sudah menamatkan 3 bukan berarti semuanya sudah selesai. Untuk mengetahui kisah Kratos secara keseluruhan masih ada God of War 3, Ascension dan Ghost of Sparta. Hal yang paling membuat Saya tertarik dengan God of War adalah ceritanya yang simpel dengan tema balas dendam + di visualisasikan secara Quentin Tarantino. Oh,Ya! balik ke tema saya memainkan God of War. Kali ini Saya memainkan God of War Ghost of Sparta (PSP). God of War Ghost of Sparta ini bercerita tentang Kratos(tokoh utama) mencari kakaknya yang diculik dewa kematian (Thanatos).

Hal yang paling mencengangkan dan kurang kreatif adalah nama dari kakak Kratos yakni, Deimos.

Deimos + Kratos = Demokrasi #WTFMOMENT

Hal yang paling membuat Saya kesal dan sedih dari God of War adalah di setiap awal game Kratos hanya di modali 2 pedang yang ada rantainya. Padahal di seri-seri sebelumnya Kratos udah sakti, punya senjata ini-itu, punya magic dari para dewa dan, punya armor yang keren.TAPI tiap kali main seri yang baru maka dia kembali lagi gak punya apa-apa (mungkin dia ketagihan judi dan semua alat saktinya di jual).

Di tahun 2015 ini,Perjalanan Kratos di God of War tampaknya menemui jalan buntu. Game developer pembuat God of War kayaknya udah kehabisan ide setelah pada God of War 3, ketiga dewa utama (Hades, Poseidon dan Zeus) di bantai kratos. Walhasil merekapun merilis game God of War 3 Remastered version untuk PS4.

Yak, Remastered version.

Yak, cuman ningkatin kualitas grafis doank supaya bisa detail kelihatannya di PS4.

Yak, gak ada penambahan apapun,

dan ini kapitalis abis.

God of War merupakan game yang revolusioner dimana dia mempopulerkan QTE dan sayang sekali tidak ada kelanjutan dari cerita bang Kratos. Udah bingung mungkin timnya ketika Zeus di bunuh dan dunia hancur.  Adanya malah cerita baru yang jagoannya bukan Kratos sama sekali tapi bangsa Nordic gitu.

Sedih rasanya melihat game seperti God of War, Metal gear Solid , Megaman dan Harvest Moon menemui jalan buntu. Semoga ke empat serial Kratos itu bisa berlanjut di tahun 2017 layaknya Pokemon yang sustain abis. AMIN!

google_for_mobile_indonesia_mengejar_target_100_000_developer_di_2020_160331_0


1 Comment

476.UX design: 5 Penyebab utama aplikasi Anda di Uninstall!

Tulisan Saya ini saya dedikasikan kepada Anda semua yang ingin mendapatkan pengguna loyal (active user) dan jumlah download yang terus bertambah seiring waktu.

Google Play (oktober 2015) memiliki jutaan aplikasi yang dapat membantu Anda sehari-hari tapi dari jutaan aplikasi disana berapa sih yang ada di HP Anda? Kata Google ternyata orang Indonesia biasanya memiliki 80 Aplikasi di dalam smartphone Androidnya.

Itulah yang mereka katakan pada saat acara google beberapa saat lalu di Indonesia. Dari jutaan hanya 80lah yang dianggap konsumen aplikasi yang mereka anggap layak berada di smartphone mereka. Kasar-kasarnya 1.000.000 vs 80!

Angka 80 itupun masih belum angka yang bersih. Dari 80 itu pastilah ada 12-20 aplikasi bawaan entah dari Google maupun dari pabrikan smartphone. Pengguna amerka malah di tambahin aplikasi dari provider teleponnya juga. Weleh-weleh~ Dari data diatas jelaslah sudah betapa sulitnya suatu aplikasi memiliki pengguna yang loyal bahkan, susah sekali mendapatkan pengguna yang mau mendownload dan mencoba aplikasi Anda. 1.000.000 vs 60!

Dari jumlah pendownload applikasi maka 40% pengguna akan menguninstallnya dalam 1 kali percobaan. Udah susah payah supaya di install, di uninstall dalam 1 x coba lagi! Googlepun menemukan 5 faktor utama kenapa aplikasi Anda di uninstall! Tak peduli betapa hebohnya aplikasi Anda seperti sosial media maupun layanan ojek online maupun sebuah game Indie yang baru rulis haruslah memperhatikan 5 hal ini. Cekidot!

Continue reading


Leave a comment

474.10 ribu langkah sehari!

peter-griffin-slowly-walk-down-stairs-fall-family-guy

demi 10 ribu langkah sehari

10 ribu langkah perhari adalah angka yang di sarankan para ahli kesehatan supaya seseorang tetap sehat. 10 ribu langkah bukan hanya memaksa orang untuk lebih sering berjalan-jalan namun, juga membuat tulang kita semakin kuat. Pada hakikatnya toh tubuh manusia memang di desain untuk bergerak.

Kalau gak percaya liat aja orang yang tidur, bisa gak tuh diem terus pas tidur?

Saya sendiri sih kadang capek juga duduk melulu liatin komputer kalau di kantor. 10 ribu langkah sebenarnya gampang banget di capai kalau, Kita sering lari 30 menit sampai 2 jam. Kalau gak suka lari atau emang gak sempat yah harus pinter-pinter mencari alasan kenapa harus jalan,hehehe.

Misalnya daripada nge-chat orang di dalam kantor lebih baik datengin aja orangnya lalu ajak diskusi. Pokoknya temukan alasan untuk lebih banyak bergerak dan berjalan deh. Buat makin termotivasi, Sayapun membeli jam yang bisa mengukur langkah. Sayang kan kalau udah di beli namun, gak di pakai? Daripada mubazir yah, Saya pakai terus aja. Pokoknya perbanyak bergerak dan berjalan deh demi kesehatan!

Salam olah raga!

screen-shot-2016-11-11-at-13-52-30


Leave a comment

473. 4 Tips disipilin membaca!

Kemarin, ada teman Saya yang bertanya:

” Kapan sih waktu terbaik untuk membaca? Supaya bisa disiplin gitu?”

Jawabannya adalah

“Tidak Ada!”

Kebanyakan dari kita sudah sibuk dengan pekerjaan dan memang sedikit sekali waktu luang untuk bisa membaca buku. Keterbatasan waktu luang adalah alasan utama orang tidak sempat membaca buku. Kebetulan Saya mulai rajin membaca buku dari 2 bulan lalu. Dalam 2 bulan Saya sudah membaca 8 buku yang tebalnya 1 buku adalah 300 halaman lebih. Berikut ini tips membaca ditengah hituk pikuk Ibu kota dari Saya!

  1. Siapkan waktu khusus!

    Waktu khusus disini maksudnya adalah waktu-waktu dimana Anda bisa senggang dan tidak bekerja. jadi jangan kasih patokan harus membaca dari jam 8 pagi sampai 9. Contohnya sempatkan membaca kalau sedang menunggu KRL, di dalam KRL, ataupun di dalam duduk di dalam transjakarta. Sebisa mungkin membacalah minimal selama 15 menit. Nanti makin lama juga terbiasa dan bahkan bisa membaca sampai 1 jam! weleh-weleh~

  1. Fokus kepada membaca buku!

    Kalau Saya lihat-lihat dari battery usage di smartphone Saya, kebanyakan Saya menghabiskan waktu untuk browsing(Internetan), chatting dan main sosial media. Udah cek FB beralih ke cek Twitter. Dari Twitter cek LinkedIn. Dari LinkedIn cek Path. Abis Path cek Instagram. Instagram abis cek Tokopedia (udah kayak iklan,hehehe). Kayak gak ada abis-abisnya.

    Nah, daripada cek semua sosmed dan chatting-chatting’an lebih baik sih waktu dan nafsu untuk membaca postingan itu dialihkan menjadi membaca buku di smartphone. Begitupula yang suka baca berita di detik atau kompas dot com nafsu dan waktu membacanya, bisa dialihkan untuk membaca buku. Pada dasarnya semua manusia senang membaca toh (membaca sosmed dan chatting) ? jadi yah, tinggal arahkan saja ke membaca buku.

  1. Buku elektronik vs fisik!
    Salah satu alasan orang luar negeri suka membaca buku-buku yang tebal adalah buku-buku disana enteng semua. Walaupun penampilannya tebal-tebal tapi, enteng banget! Banget deh! Kalau gak percaya coba aja bandingin buku Harry Potter cetakan Indonesia dan luar negri! Nah, solusi dari Saya sih ada baiknya membaca buku elektronik atau e-pub (Jangan PDF yah! capek nge zoom-zoom).

    Aplikasi Android seperti Pocket dan Google Play book merupakan pilihan Saya untuk membaca buku dengan format elektronik (e-pub). Apalagi sekarang beli buku di Google Play sudah bisa pakai sistem potong pulsa dan harganya lebih murah dari toko lagi. Tapi kalau pengen sekalian koleksi bukunya sih, mendingan beli versi cetaknya. Biar rumahnya kayak wallpaper orang-orang abis wisuda gitu (banyak buku warna-warni,hehe).

    background2bwisuda2bhd

  2. Sumber bacaan lain selain buku!
    Nah, ini cocok banget buat yang lagi bosen baca buku atau buku yang dibaca udah abis. Bisa mengecek Gibbon dan Medium unyuk ilmu-ilmu terkini yang dibagikan oleh para praktisi. Saya sendiri membaca Gibbon dan medium untuk hal-hal tentang desain, teknologi dan kepemimpinan.

Nah, sekian empat tips dari Saya supaya para pembaca makin rajin membaca, makin sukses dan makin berwawasan. Semoga menginspirasi🙂