031.My first Cousin!

Tanggal 4 Maret 2013 lahirlah seorang bayi kecil. (Ya,iyalah bayi kecil! Klo udah gede namanya bukan bayi tapi bayu! Naooon deui,aiih kamu~). Namanya Nathan. Dialah keponakan pertama saya dan dialah cucu pertama Papi saya. Ternyata begini toh rasanya menjadi seorang paman!?

keponakan pertama saya. Nathaniel Ansen. Umurnya masih 6 hari saat di foto.
keponakan pertama saya. Nathaniel Ansen. Umurnya masih 6 hari saat di foto.

“After ten year’s ,they call me Uncle…”

Dag-dig-dug rasanya menggendong Bayi Nathan yang masih berumur 6 hari. Wajah dan badannya masih merah. Tubuhnya masih rapuh namun kusadari didalamnya terapat kehidupan. Bukan hanya kehidupan! Didalamnya terdapat harapan dan kebanggaan dari kakak saya dan istrinya. Pamanmu ini hanya berharap suatu saat kamu akan menjadi orang yang berdampak bagi banyak orang dan tetap setia mengikut-Nya.
Selaamt datang di dunia ini wahai keponakanku 

Advertisements

030. Infinity Blade Review!

Preview Infinity blade dengan angle yang ciamik...
“Today,We will slay the Giant!” Preview Infinity blade dengan angle yang ciamik…

Tiga kata yang menggambarkan game ini “ Estetis, Responsif , Adiktif”. Infinity blade adalah game sebuah game buatan Epic studio yang tidak lain adalah pengembang dari Unreal engine. Sebuah Game engine yang sudah saya nikamati dari saya kecil ( Brother In Arms Series , splinter Cell series, Ghost recon series, Mass Effect kayaknya hampir semua game FPS/tembak-tembakan  PC dulu pake Unreal deh).

Dengan dibekali koneksi wifi nan mumpuni di kantor dan iphone 4 kantor saya pun mendownload Infinity blade secara legal (mumpung gratis,hehehe). Saat melihat game ini pertama kali saya takjub dan tak percaya bahwa Unreal Engine bisa dijalankan dengan mulus di iPhone dan ini bukan game tembak-tembakan plus ini bukan game casual+gratis lagi!

GAMEPLAY: Secara gameplay Infinity Blade merupakan game yang di kontrol dengan slide untuk menghajar musuh, klik kanan,kiri dan perisai untuk menangkis+menghindar. Secara kontrol amat sederhana namun yang saya kagum dari programmer game ini adalah timing atau ketepatan waktu dalam mengontrol karakter amat baik. Performance gamepun jarang sekali ngelag ato hang (pasti kodingannya rapih banget dah!). Ketepatan waktu dalam bereaksi dan adanya gerakan kombinasi(combo)menjadikan game ini amat menarik. Alhasil keuntungannyapun berlipat dari Inner Purchase(pembelian item dengan uang asli). Secara Level management musuhpun akan bertambah kuat seiring berjalannya waktu/bloodline.

Continue reading “030. Infinity Blade Review!”

029.Towerscape : My first iOS game!

COUNTDOWN-New Record preview-Social media
Rekor baru bagi saya dengan terbitnya game pertama saya untuk iOS! Semoga kedepannya bisa menghasilkan game-game yang lebih baik!

Towerscape! Bagaikan impian masa kecil menjadi kenyataan! Dulu saat kecil saya amat ingiiin sekali membuat game saya sendiri. Game yang saya konsep, desain, gambar dan test sendiri lalu syaa terbitkan sehingga bisa dimainkan oleh banyak orang. Kerumitan koding dan bahasa pemrograman membuat saya mengurungkan niat membuat game dan beralih menjadi pemain saja. Hingga akhirnya pertengahan Juni 2012 Saya bergabung dengan perusahaan game.

Waktu pertama kali masuk saya langsung ditawarkan menjadi Video Game Designer. Saya langsung diberi kepercayaan mendesain satu game secara utuh. Bersama Programmer saya Nelson Widjaya( sekarang sudah ke Jepang) kamipun mulai merancang game baru berdasarkan game yang sudah terbit yaitu Wander Ninja. Saat itu saya masih sebagai pegawai Freelance yang bekerja 4 jam sehari. Selama bulan Juni hingga Oktober sebetulnya game ini sudah jadi namun proses test dan debugging yang amat melelahkan pun di mulai!

Continue reading “029.Towerscape : My first iOS game!”

028.Cara dapat makan gratis di ITB!

ITB adalah Institut Teknologi Bandung. Salah satu cover untuk edisi ITB
ITB adalah Institut Teknologi Bandung.

Sebelumnya Saya ucapkan, SELAMAT ULANG TAHUN ITB yang ke 54! Terima kasih atas kesempatan berkuliah di ITB , terima kasih atas segala hal yang diberikan yang mengubahkan hidup Saya! Demi Tuhan, Bangsa dan Alamamater! Merdeka!

Dulu semasa kuliah di DKV ITB uang bulanan saya banyak habis untuk ngeprint dan biaya lainnya untuk menyelesaikan tugas. Itu kalau lagi musim-musim deadline tugas. Kadang kala disaat ke kantin (biasanya kantin Arsitek)  sayapun terkejut karena uang yang didalam dompet tinggal uang ongkos berupa seribuan! Bagaimana saya bisa bertahan hidup???
Continue reading “028.Cara dapat makan gratis di ITB!”