KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

030. Infinity Blade Review!

Leave a comment

Preview Infinity blade dengan angle yang ciamik...

“Today,We will slay the Giant!” Preview Infinity blade dengan angle yang ciamik…

Tiga kata yang menggambarkan game ini “ Estetis, Responsif , Adiktif”. Infinity blade adalah game sebuah game buatan Epic studio yang tidak lain adalah pengembang dari Unreal engine. Sebuah Game engine yang sudah saya nikamati dari saya kecil ( Brother In Arms Series , splinter Cell series, Ghost recon series, Mass Effect kayaknya hampir semua game FPS/tembak-tembakan  PC dulu pake Unreal deh).

Dengan dibekali koneksi wifi nan mumpuni di kantor dan iphone 4 kantor saya pun mendownload Infinity blade secara legal (mumpung gratis,hehehe). Saat melihat game ini pertama kali saya takjub dan tak percaya bahwa Unreal Engine bisa dijalankan dengan mulus di iPhone dan ini bukan game tembak-tembakan plus ini bukan game casual+gratis lagi!

GAMEPLAY: Secara gameplay Infinity Blade merupakan game yang di kontrol dengan slide untuk menghajar musuh, klik kanan,kiri dan perisai untuk menangkis+menghindar. Secara kontrol amat sederhana namun yang saya kagum dari programmer game ini adalah timing atau ketepatan waktu dalam mengontrol karakter amat baik. Performance gamepun jarang sekali ngelag ato hang (pasti kodingannya rapih banget dah!). Ketepatan waktu dalam bereaksi dan adanya gerakan kombinasi(combo)menjadikan game ini amat menarik. Alhasil keuntungannyapun berlipat dari Inner Purchase(pembelian item dengan uang asli). Secara Level management musuhpun akan bertambah kuat seiring berjalannya waktu/bloodline.

GRAFIS:  Infinity Blade merupakan simbol dari kedigdayaan iPhone menjalankan game yang berat dan menawan hati ini.  Secara grafis kita dapat melihat betapa 3D model dari Pemain dan musuh merupakan tipe High Poly / banyak poligonnya (makin ga kotak2/realistis) dan memiliki tesktur 3D yang amat baik. Walau secara spesifikasi iPhone kalah dengan Android namun belum ada game Android yang bisa menyaingi keindahan Infinity blade secara visual. Secara visual game ini menyamai grafik dari game PC dan game PS3+Xbox 360 namun dengan settingan visual normal. Menurut saya bahkan lebih bagus daripada Elderscroll IV Oblivion secara visual! Adanya animasi finishing move atau gerakan terakhir sebelum musuh terbunuh membuat para pemain puas dan kagum  telah mengalahkan musuh.

Infinity Blade menjanjikan grafik in-game yang amat baik dan memuaskan mata pemilik iPhone. model yang Hi-Poly dan Tekstur yang bagus.

“Meet our Boss the God King!” (nama bossnya norak banget). Btw Infinity Blade menjanjikan grafik in-game yang amat baik dan memuaskan mata pemilik iPhone. model yang Hi-Poly dan Tekstur yang bagus mengahsilkan gambar yang enak dipandang.

Bila Grafik in-game tidak ada masalah sama sekali. Hal ini berbeda pada GUI( Graphical Unit Interface) dari infinity Blade. Tata letak tombol , kualitas desain tombol dan layout dari GUInya yang amat jomplang dengan in –gamenya. Semuanya berkualitas biasa dan amat sederhana+ kurang estetis. Namun hal ini di tebus dengan GUI yang lebih baik di Infinity Blade 2.

SOUND: Sound effect dan BGMnya amatlah sederhana. Bernuansa Ambience dan sedikit trance. Jadi inget Assassins Creed yang pertama,hehehe. Cocok dimainkan dengan head set stereo.

Infinity blade003

CERITA: Infinity Blade bisa dibilang agak aneh karena ceritanya berkisar tentang ksatria yang turun temurun emmbalas dendam bapaknya yang di bunuh God king. Adegan karakter terbunuh God King terjadi kalau kita kalah dan anehnya lagi walaupun kita telah mengalahkan God king keturunan kita tetap membalas dendam atas kematian kita. Pertanyaannya adalah “ Salah apa si God King? Orang udah dikalahin?kok masih di dendamin sama keturunan karakter utama?”. Penjahat yang nasibnya paling tragis di dunia game. Walau sudah dikalahkan dan dibunuh tetap dituntut pembalasan dendam. Sungguh Ironis. Ceritanya yang tidak dalam merupakan kesalahan fatal dari Infinity Blade. Berbeda dengan tiruannya yaitu Blood and Glory yang menggunakan cerita dalam setiap pertarungannya. Hal ini membuat pemain penasaran dan ingin terus mengikuti ceritanya.

Game ini benar-benar mengandalkan gameplay dan grafiknya. Sayapun mulai berpikir mungkin minimal harus ada 2 aspek dari 4 aspek diatas yang terpenuhi. Bandingkan game ini dengan walking dead yang mengandalkan cerita dan sound( voice acting). Infinity Blade merupakan simbol bahwa game Hand Phone tidak hanya game-game casual saja ( Angry bird, Cut the rope, Fruit Ninja, Temple Run, Towerscape,hehehe). Infinity Blade menunjukan sudah saatnya membawa game dengan kualitas PC dan PS3 kedalam hand phone Anda!

Pertanyaannya adalah: “Kapan ya gue buat game kayak gini??”

Akhirnya tamat juga nih game...Dengan tamatnya game ini berakhir pula review game dari saya! Semoga membantu dan menginspirasi :-)

Akhirnya tamat juga nih game…Dengan tamatnya game ini berakhir pula review game dari saya! Semoga membantu dan menginspirasi🙂

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s