KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

033. Black is too mainstream

1 Comment

Sebuah produk Google yang amat bagus secara desain karena futuristik namun jelek secara fungsi. Lalu apa hubunagnnya dengan tulisan ini? hubungannya adalah karena Google Q berwarna hitam dan warna hitam itu Mainstream sekali,ahahha

Sebuah produk Google yang amat bagus secara desain karena futuristik namun jelek secara fungsi. Lalu apa hubungannya dengan tulisan ini? hubungannya adalah karena Google Q berwarna hitam dan warna hitam itu Mainstream. Google kan warna logonya warna-warni kenapa produknya enggak ya? (masih menajdi misteri)

Sudah dari tahun lalu saya mulai berpikir tentang topik ini. Sadarkah kalian dewasa ini banyak sekali barang-barang yang berwarna hitam? Dari Mobil, Papan reklame, tas, baju dan yang paling banyak dimiliki orang Indonesia adalah kantong plastik hitam(pasti semuanya pernah punya kan?hehehe). Tuhan menciptakan mata kita ini dapat melihat berbagai spektrum warna dari merah hingga biru namun mengapa banyak produk berwarna hitam ya? Keyboard dan mouse yang saya gunakan untuk menulis pun berwarna hitam! Sungguh terlalu. Coba deh, kalian liat barang-barang disekitar kalian berada. Berapa banyak barang yang berwarna hitam? Kalau saya ada sekitar 20-an barang. Buanyak kan!? Barang hitam itu berupa CPU, Monitor, Keyboard, Mouse, Flashdisk, Stick PS buat main di PC, Graphic Tablet dan stylusnya, kamera SLR, Tempatnya kamera SLR, dll (Gilleee,semuanya aja warna item).

Sebagai Desainer sayapun berpikir; “kenapa sih banyak banget produk-produk berwarna hitam?”. Hitam sendiri merupakan warna yang netral atau tidak punya emosi sama dengan putih. Kenetralannya itu membuat hitam dan putih cocok dengan spektrum warna lainnya alias ga mungkin tabrakan. Contoh tabrakan warna adalah antara Oranye dan hijau lumut. Kalau susah coba kalian bayangkan Hulk pake baju Naruto yang oren. Nah,seperti itulah kalau warna tabrakan. Walaupun hitam netral tapi ga harus semua barang terutama barang elektronik dan kabel-kabelnya berwarna hitam kan?

Menurut saya warna-warni itu lebih baik. Karena kalau warna ada banyak kenapa cuman milih hitam doank? Contoh bagusnya adalah Nokia yang kembali mengeluarkan handphone warna-warni lewat seri Lumia (tapi ada juga Lumia warna item). Kalau membahas sejarah Nokia sedikit. Kita tahu bahwa Handphone Nokia yang jadul awal 2000’an banyak yang berwarna-warni tapi tahun 2005-2009 Seri N itu hampir semuanya hitam. Banyaknya Handphone yang berwarna hitam inipun menumbuhkan bisnis Casing Handphone yang berwarna-warni dan Skin (garskin) buat HandPhone. Ini berarti masyarakatpun (walau tidak semua) sudah bosan dengan barang-barang yang berwarna Hitam. Produk-produk yang punya warna yang ga monoton lebih laku toh penjualannya? Liat aja laporan penjualan Lumia tahun 2012 yang memberikan harapan baru ke Nokia.

kalau secara pribadi saya akan memilih yang berwarna-warni. Walaupun norak tapi beken dan eye catching banget ga sih?

Produk Nokia jadul dan Seri N. Kalau di suruh milih, secara pribadi saya akan memilih yang berwarna-warni. Walaupun norak tapi beken dan eye catching banget ga sih?

Sayapun melanjutkan pemikiran saya tentang barang-barang berwarna hitam: Kita ambil contoh charger buat Handphone yang kebanyakan warna hitam. Kalau sekeluarga kita punya 8 handphone dan chargernya di taruh di tempat yang sama bukankah jadi repot mencari chargernya? Belum lagi kabelnya yang berwarna hitam ruwet dan belibet. Kenapa ga ada charger yang warna-warni sesuai warna Handphonenya? Jadi dari jauhpun ketauan wah, ini nih charger handphone punya guhveh! Bukankah itu solusi yang amat desainer sekali? Saya sendiri memiliki banyak barang berwarna hitam karena alasan yang sangat sederhana yaitu tidak adanya pilihan warna lain. Itulah cerita saya, Bagaimana dengan Anda?

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

One thought on “033. Black is too mainstream

  1. Pingback: 101. Warna-warni memperebutkan Market share! | KRAUKRAUKDI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s