KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

044. Legenda Q9: Ketika keadaan memaksa harus mengganti Hand Phone!

4 Comments

“Semua itu ada umurnya,nak…” Kata pak Haji penjual dan tukang Servis Hand Phone.

Sayapun menjawab “ AAAAAAAARRRRRGHH!* ”

* di dalam hati.

Tahun 2013 , Bulan Febuari adalah bulan cinta. Dimana ada hari Valentine atau hari kasih sayang. Di bulan ini lah saya melepas kepergian HP saya tercinta. HP yang sederhana namun kokoh serta nyaman digunakan yang tidak lain tidak bukan Motorolla Q9h.

Mirip namanya, mirip bentuknya namun beda merknya.

yang kiri BB Q10, yang kanan Moto Q9h: Mirip namanya, mirip bentuknya namun beda merknya.

HP ini di desain tahun 2007 dimana tujuan keberadaannya adalah untuk menyaingi kedigdayaan Blackberry dengan kemampuan internetnya dan keyboard Qwertynya. Sayang seribu sayang Motorolla gagal menyaingi BlackBerry. Moto Q9h sendiri bentuknya mirip BB namun memiliki keyboard yang lebih besar dan tidak memiliki Instant Messaging, BBM (paling mentok pake e-Buddy dan itu lambat banget). MotoQ9h ini di Perlengkapi dengan Operating system (OS)  teranyar (pada masanya) yakni Windows Mobile 2006 . Windows mobile ya! Bukan Windows Phone.

Selama 5 tahun (2008-2013) menggunakan MotoQ9h ini saya mempunyai kesan berikut:

–          Tahan banting banget.
Udah jatoh berulang kali dengan berbagai sudut kemiringan, percepatan, impulse-momentum, serta berbagai alasan lainnya yang menyebabkan dia jatuh. Tapi tetap saja HP ini berjalan seperti seharusnya. Hal ini termasuk ajaib karena HP ini berbahan plastik tanpa besi pengaman ato bahan logam alumunium sebagai rangkanya.

–          Keyboard Qwerty yang ergonomis.
Keyoboardnya yang besar, memiliki lekukan yang ergonomis dan membahana amat cocok (untuk saya) mengetik berbagai keperluan yang 98% kayaknya ngetik sms sih. Jika dibandingkan dengan BB Q10 saya tetap memilih keyboard Q9h ini. (Kok bisa sama-sama Q ya?jangan-jangan BB Q10 itu versi modifnya motoQ9?)

Dua hal itulah yang membuat saya betah menggunakan HP ini walaupun teman-teman Desainer dan non-desainer sudah berganti HP jadi BB lalu berganti ke Nokia touch screen seri C dan N, lalu berganti ke iPhone, lalu berganti ke keluarga Galaxy bahkan, Sampai website resmi Motorolla Indonesia dan Asia Pasifik tutup,saya tetap setia menggunakan MotoQ9h ini. Darisini bisa di tarik kesimpulan saya adalah orang yang setia (untuk para gadis tolong dicatat baik-baik). Hingga tibalah saya kepada suatu waktu kairos dimana HP ini mulai rusak.  Bukan rusak karena jatuh ataupun terendam air. Tidak tahu rusak darimananya, tapi HP ini bisa ngehang lumayan lama. Pernah HP ini ngehang mendadak saat Saya membuka Contact,

Sayapun menunggu dengan pemikiran paling cuman ngehang beberapa menit,

Menit berganti jam,

HP inipun menjadi lowbat dan dia masih loading,

Lalu saya charge dan dia masih loading,

Seiring berjalannya waktu,

Batere penuh dan MotoQ9h ini masih loading,

Tanpa saya sadari 2 hari berlalu,

Bussseeet dah! * Ini serius! Real story, Jadi selama 2 hari sms dan telp ga bisa masuk ke HP. Saya ga bisa dihubungi dan tak bisa dilacak keberadaanya.

MotoQ9h ini sudah tidak bisa mengeluarkan performa terbaiknya. Ibarat pemain bola…udah akh kepanjangan nanti. Di bulan Febuari 2013, Sayapun memutuskan mengganti HP baru.

Tak rela hati ini melepas kepergianmu Moto Q9h. Dia sudah setia menemani saya dari masa TPB hingga lulus kuliah.

Setelah mengecek perekonomian NKRI dan kantong sendiri sayapun memutuskan membeli HP baru. Sempat bimbang mau pilih HP apa? Kalo iPhone 4S bagus sih tapi mahal banget (7-9 jutaan). Kalau beli Galaxy S3,quadcore sih tapi mahal(6,5juta) dan suka nge-lag (lambat) pas dicoba.

Akhirnya Tuhan membukakan jalan, Dia menunjukan kepada Saya, HP yang Quadcore, Ram 2GB, Kamera 8 MegaPixel dan buatan Google dengan harga 5 juta. Sayapun memilih HP itu walaupun HP itu jarang dipamerkan di Mall dan di etalase tokopun barangnya sedikit jika dibandingkan iPhone dan Samsung S3.

Walau sudah memiliki HP baru, sayapun masih penasaran dengan MotoQ9h ini yang masih konsisten ngehang. Setelah memindahkan semua kontak dan isi memory card dari MotoQ9h. Sayapun memutuskan untuk melakukan Master Reset.

Sim-Salabim! MotoQ9h saya kembali berfungsi! WOW!

Sempat saya menyesal dan bergumam dalam hati, “Tauuu gitu gue format ulang aja nih HP! Ngapain beli yang baru!?” Sayangnya semua tak bisa seperti sedia kala. HP inipun secara ujug-ujug melambat dan tombol spasi di keyboard tidak responsif. Keputusan saya mengganti HP merupakan hal yang tepat. YES!

Pernahkah Anda mengalami kejadian seperti diatas? Dimana HP tercinta yang sudah tiada bahkan divonis tukang servis sudah tidak ada harapan, hidup kembali? Bagi yang berminat memiliki MotoQ9h ini silahkan hubungi saya J. (kenapa jadi jualan?ahahha)

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

4 thoughts on “044. Legenda Q9: Ketika keadaan memaksa harus mengganti Hand Phone!

  1. Jadi sekarang pake hp apa bang? Nomor tetap sama?

  2. Pingback: 146. 3 fitur Moto X untuk meningkatkan kinerja Anda! | KRAUKRAUKDI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s