KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

056.Hal yang saya pelajari dari Game of Thrones!

1 Comment

Selama beberapa malam yang lalu saya menonton Game of Thrones tepatnya, Saya menghabiskan season 3 serial ini. Serial ini memiliki kualitas yang tinggi dari segi Efek,  Sinematografi dan tentunya cerita. Poin terpentingnya adalah penggarapan ceritanya dimana setiap karakter berkembang dan dalam perkembangannya sering kali mengejutkan.

Game of Thrones dalam perkembangan ceritanya tidak segan-segan untuk membunuh karakter favorit pemirsanya! Hal ini dilakukan untuk membuat cerita dinamis dan tidak mudah ditebak. Hal yang dilakukannya dengan cara, beberapa karakter menjadi kuat, membelot/ganti sisi ataupun dibunuh. Entah mengapa setiap karakter yang menyebalkan umurnya panjang.

SPOILER ALERT!

Contohnya: Ned Stark: Karakter yang pintar,berwibawa, sayang keluarga, jago berantem, setia. Terlalu banyak poin plus dan sifat positif sehingga dia menjadi karakter favorit pemirsa. Diakhir season pertama langsung dibunuh. (Mungkin dibunuh juga karena terlalu mirip Boromir dan memberi efek buruk bagi Branding Game of Thrones,ahahaha).

Renly Baratheon :karakternya ganteng, charming, pasukannya banyak, punya calon istri yang cantik, Sayangnya dia Homosexual. Setelah dibunuhnya Ned Stark , Saya melihat Renly merupakan calon kuat atau superstar di season 2. Sayangnya, dibunuh secara mistis di season 2. Khal Drogo : Super kuat, banyak pengikutnya, Siap menginvasi Kings Landing. Terbunuh karena infeksi sabetan pedang setelah bertarung. (sungguh cara mati paling ga kreatif).

Robb Stark : Ganteng, Chraming, pasukannya banyak, selalu menang pertempuran, calon ayah dan pemimpin yang baik. Kisah hidupnya sorotan utama di season 3. Dibunuh secara dramatis di akhir season 3.

Intinya adalah pertahankan ketidakseimbangan dalam cerita “keep unbalance”. Tiap karakter yang terlalu kuat ya harus tega dibunuh oleh si penulis. Harus ingat juga jangan sampai semua karakter jahat atau baik semua. Jumlah karakter antagonis harus lebih banyak supaya lebih menarik. Salah satu pengecualian di game of Thrones adalah Daenerys alias Khaleesi. Sejak season 1 dia terus bertambah kuat. Punya pasukan yang banyak, dicintai rakyat, punya 2 komandan yang berpengalaman, 1 orang translator berbagai bahasa dan 3 ekor Naga. Apakah karakter ini akan dibunuh di season selanjutnya karena terlalu “kuat” ? kita lihat saja…

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

One thought on “056.Hal yang saya pelajari dari Game of Thrones!

  1. Pingback: 116. Apa yang Saya pelajari dari The Walking Dead! | KRAUKRAUKDI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s