KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

084. Tyranny of thing’s called Urgent!

Leave a comment

Dewasa ini ritme kehidupan berjalan semakin cepat.  Makin sering orang meminta sesuatu untuk dikerjakan sekarang dan deadlinenya ASAP(As Soon As Possible). Hal ini disebabkan oleh kondisi hidup masyarakat moderen yang menuntut kita untuk bekerja keras, cepat untuk mencapai banyak hal. Sebagai contoh anak-anak yang baru saja pulang sekolah sudah disuguhi berbagai les atau pelajaran tambahan. Saya sendiri mengalami hal tersebut sehingga, baru pulang ke rumah pada waktu malam. Kesibukan sungguh menyita dan mendikte hidup orang yang terjebak didalamnya.

Setelah saya teliti berdasarkan perilaku orang lain dan saya sendiri. Saya menemukan fakta bahwa ada suatu kebanggaan bila kita dalam kondisi sibuk. Sebagai contoh apabila ditanya “Lagi sibuk apa aja?” lalu kitapun menjawab dengan bangga “Duuuh, gue tuh sibuk banget. Sibuk ngejar deadline A,B,C, lima dasar ,dsb”. Banyaknya kesibukanpun sering sekali membuat kita kewalahan, kecapekan, melupakan hal yang sebenarnya lebih penting bagi hidup kita (contoh relasi dengan Tuhan, orang tua, saudara, anak,dll) dan bahkan saking banyaknya kesibukan kita panik sehingga, tidak mendapatkan satu pencapaian apapun.

Tanpa bermaksud menghakimi. Saya sendiri sudah melihat ada orang yang memiliki 10 kesibukan atau urusan dalam seminggu . Kesemuanya itu, Ia jalani dalam durasi lebih dari satu bulan.  Urusan organisasi politik, Himpunan mahasiswa, Kabinet Keluarga Mahasiswa, Kepanitiaan suatu acara, Proyek Dosen, ikut lomba A, B,C hingga Z, Naik gunung, panjat tebing, panjat pinang,dsb. Semuanya itu di ambil dan ironisnya tidak ada satu halpun yang diambilnya membuahkan hasil atau ber faedah. Hal yang didapatkan hanyalah capek karena seringnya begadang. Bukannya berhenti dan memikirkan bagaimana harusnya menjalani hidup, Kita malah mencari kesibukan lainnya untuk menutupi kesibukan yang sudah berlalu.

Saya menyadari  bahwa hidup yang penuh dengan kesibukan ini atau padat jadwal terjadi karena kita kehilangan dua hal. Dua hal itu adalah hilangnya prioritas dan keseimbangan. Bagaimanapun tiap orang punya prioritas dan prioritas itu berubah seiring berjalannya waktu. Keseimbangan dalam hidup pun harus di jaga antara kehidupan Rohani, Jasmani dan Sosial. Bagi Anda yang masih terjebak kesibukan atau Busy Life Syndrome. Cobalah berhenti selama satu hari dari kegiatan Anda. Setelah itu berpikirlah dua hal ini:

  1. Kenapa saya melakukan hal A, B, C dan D? Ganti A,B,C,D dengan kesibukan atau pencapaian yang Anda akan lakukan. Carilah alasan yang amat kuat kenapa Anda harus melakukannya. Carilah alasan yang lebih kuat dan lebih besar dibandingkan uang atau upah karena pada dasarnya waktu hidup Anda lebih berharga dari uang.
  2. Dari semua kegiatan dan kesibukan Anda manakah yang akan memberikan hasil terbesar atau berdampak paling besar bagi hidup Anda, keluaga Anda dan orang lain? Pilihlah maksimal 3 kegiatan yang memberikan hasil terbesar dan fokuslah pada ketiga hal itu.

Dengan memepertanyakan dua hal diatas Saya yakin mata Anda akan semakin terbuka bahwa tidak semua kegiatan harus kita ambil. Saya yakin Tuhan ingin kita menikmati hidup yang sudah diberikan oleh-Nya. Sebagai tambahan mungkin bisa mengecek tulisan saya sebelumnya mengenai 5 Prinsip pak Armein. Hidup haruslah seimbang. Ada kalanya hidup ber ritme cepat adapula, kalanya lambat atau santai. Selamat mencoba…

“Those who are wise can’t be busy, and those who are busy can’t be wise.”

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s