KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

273. Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!

1 Comment

Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!

Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!

Serial HBO yang bernama Game Of Thrones (GOT) benar-benar berhasil merebut perhatian jutaan pasana mata di dunia. Serial yang bertemakan zaman medieval ini memang digarap dengan baik secara visualisasi dan ceritanya. GOT season 4 sendiri mengajarkan beberapa hal dan berikut hal yang Saya tangkap serta pelajari. < SPOLER ALERT!>

  1. Jangan banyak gaya kalau mau balas dendam!
Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!: Oberyn vs the Mountain.

Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!: Oberyn vs the Mountain.

GOT digarap sangat amat mendekati logika dan ini bukanlah film Tarantino sehingga, karakternya harus melakukan suatu hal se efisien mungkin dan jangan redundan. Kalau di film-film Quentin tarantino digambarkan betapa karakter A dan B yang bermusuhan untuk membalas dendam saja harus berdialog dulu selama 10 menit dan 10 detik tembak-tembakan.

GOT 4 menampilkan Oberyn yang keren,ganteng dan ternyata jago berkelahi mati dibunuh lawannya karena kebanyakan gaya saat melakukan balas dendam. Jangan banyak gaya saat balas dendam juga ditunjukan oleh Tyrion yang tanpa banyak gaya selama 15 menit berhasil membunuh mantan kekasihnya dan ayahnya sendiri. Walhasil, Tyrionpun berhasil melakukan pembalasan dendamnya.

  1. Karakter yang terlalu kuat harus dilemahkan atau lenyapkan!

Pada tulisan Saya yang sebelumnya (LINK) Saya mengungkapkan kekaguman Saya dengan bagaimana cerita GOT bisa seimbang dan sulit ditebak. Salah satu cara yang dilakukan adalah melenyapkan karakter yang kuat. Karakter Oberyn yang Ganteng ,pintar dan jago berantem terlalu superior sehingga harus dibunuh oleh sang penulis supaya dunia GOT lebih seimbang. Oberyn pun dibunuh karena terlalu superior, sama halnya dengan Nedd Stark, Robb Stark, Renly Baratheon, Khal Drogo dan banyak lagi.

Hal ini berbeda dengan si Khalessi alias Daenerys Targaryen. Kedigdayaannya yang memiliki banyak pasukan tangguh, tiga komandan yang handal dan tiga naga yang bisa menyemburkan api membuat Daenerys menjadi karakter yang superior. Mungkin karena penulisnya sayang kepada karakter ini maka dia tak dibunuh melainkan dilemahkan. Cara melemahkannya pun amat logis. Naga Daenerys yang berwarna hitam berulah dan merugikan penduduk tempat dia memimpin.

Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!: Daenerys dragon the trouble maker one

Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!: Daenerys dragon the trouble maker one

Deaneryspun memutuskan mengurung kedua ekor naganya. Hal ini menyisakan pertanyaan , akankan kedua naga yang terkurung itu nantinya kembali menurut? bagaimana dengan naga hitam yang membuat masalah? solusi termudahnya adalah dengan cara membunuh anga yang tidak menurut tapi, kita lihat saja kelanjutan GOT nanti. Kalau Sya lihat sih, Si Ramsay bisa menjadi kandidat kuat untuk dilenyapkan,hehe.

Game Of Thrones season pun besar kemungkinan akan di isi oleh keluarga Martell. Martell adalah keluarganya Oberyn yang berlambangkan matahari dan memang keluarga ini kurang dibahas di 4 season sebelumnya.

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

One thought on “273. Apa yang Saya pelajari dari Game Of Thrones (GOT) season 4!

  1. Justru kayaknya yang berikutnya dilenyapkan itu Stannis bang, raja yg masih tersisa
    jadi ntar sisanya yang bertarung itu yang lemah2 kayak daenerys, jon snow, ramsay sama adeknya si joffrey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s