KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

303. Sangkuriang dan proses dalam mendesain!

Leave a comment

“Instant” adalah kata yang tepat menggambarkan keadaan industri di Indonesia. Semuanya maunya instan. Itulah mengapa mie instan sangat laku di Indonesia. Saya akan menjelaskannya dalam suatu ilustrasi cerita:

Aldar HQ di Abu Dhabi. Ya, Tuhan~ Kapan yah Indonesia ada gedung kayak gini bagusnya?Semoga makin banyak anak sipil dan Arsiteknya berani bikin gedung se keren ini...

Aldar HQ di Abu Dhabi. Ya, Tuhan~ Kapan yah Indonesia ada gedung kayak gini bagusnya?Semoga makin banyak anak sipil dan Arsiteknya berani bikin gedung se keren ini…

Seorang arsitek muda, ganteng dan berprestasi bertemu dengan klien barunya dari perusahaan besar di Indonesia yang hampir masuk FORTUNE 500. Sang klien ingin membangun sebuah jembatan yang menghubungkan Riau dengan Singapura. Sang Klien menginginkan jembatan ini menjadi land mark Asia tenggara, punya terowongan bawah laut di dalamnya dan bentuknya jembatannya harus seperti rumah keong.

Sang Arsitek mudapun sangat senang karena, ini merupakan mega proyek yang spektakuler dan menantang! Sayangnya, Kesenangan sang arsitek tidak berlangsung lama karena, kliennya menginginkan rancang bangun dari jembatan itu harus jadi minggu depan.

Sang Arsitekpun menyanggupi.

Sekembalinya di kantor, Dia dengan timnya memutar otak siang dan malam, mengerjakan rancang bangun jembatan ini dengan susah payah. Pada minggu selanjutnya, Sang Arsitekpun bertemu kliennya dan Ia menunjukan sketsa jembatan itu yang fenomenal seperti rumah keong dan ada terowongan bawah laut didalamnya. Sang arsitekpun menambahkan kincir dibawah laut sebagai pembangkit listrik jembatan tersebut. Kesemuanya itu di kerjakan dengan detail lengkap dengan ukuran-ukurannya dan timeline tahap pembangunannya.

Sang klienpun melipat tangannya dan merasa kecewa serta kurang puas dengan kinerja sang arsitek muda, ganteng dan berprestasi itu. Apa yang dia mau lihat bukanlah sekedar sketsa. Dia ingin melihat gambar 3D jembatan itu yang sudah di berbentuk video demo dengan kualitas seperti film hollywood yang visualisanya Lebay ala Michael Bay karena, dengan sketsa sang arsitek sang klien tak dapat membayangkan hasilnya seperti apa. Dengan muka manyun,si klienpun bertanya kepada sang Arsitek berapa harga jembatannya?

Sang arsitek yang sudah capek membuat sketsa dan rancang bangunpun melakukan perhitungan kasar dan berkata harganya 100 Juta Dollar Amerika. Sang Klienpun kaget dan melompat dari kursinya. Si Klien dengan muka cemberut, menarik napas dan berkata bahwa harganya kemahalan dan diapun meminta rincian harganya.

Sang arsitekpun menjawab jujur bahwa, Dia dan timnya belum membuat rincian anggaran karena, kerja rodi membuat sketsa rancang bangun yang detail dan ciamik sekali. Sang klienpun kecewa dan berkata sang arsitek kurang melakukan persiapan. Sketsa desain sang arsitekpun di tolak dan Ia pun pulang dengan kecewa. Ditengah kekecewaanya,istrinya menelpon dan berkata sudah membuatkan mie instan kesukaannya. Sang arsitekpun pulang dengan segera dengan hati yang riang.

Nah,begitulah ceritanya. Banyak klien di Indonesia yang hanya mau melihat hasil akhir saja. Padahal dalam membuat sesuatu kan harus ada prosesnya.Semua itu ada tahapannya. Banyak orang di Indonesia memiliki paradigma yang tidak menghargai proses. Sayangnya, di dunia industri ini masih banyak klien yang melihat pada hasil dan harga. Padahal di negara-negara maju seperti Jerman dan Jepang, proses dalam mendesain segala sesuatu harus dilakukan dengan teliti dan bertahap sehingga hasilnyapun luar biasa.

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s