KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

320. Mari membangun silicon valley di Indonesia!

Leave a comment

 

Mari membangun silicon valley di Indonesia! Dua karakter utama dari kisah silicon valley di tahun 1980'an

Mari membangun silicon valley di Indonesia! Dua karakter utama dari kisah silicon valley di tahun 1980’an

Dewasa ini,Industri IT sangat-amat berkembang . Hampir semua aspek di kehidupan manusia ingin sekali di permudah dan dihubungkan dengan teknologi. Semua perusahaan IT baik hardware dan softwarepun ingin menghadirkan produk yang terus menerus digunakan dari bangun tidur sampai tidur lagi. Potensi yang besar inilah yang membuat banyak pihak-pihak di Indonesia ingin membangun Silicon Valley di Indonesia. Sebuah kota tempat berkumpul dan berkembangnya industri IT di Indonesia.

Apakah Indonesia perlu membuat  Silicon Valley seperti di Amerika?

Di Indonesia sendiri sudah banyak kota yang disasar untuk menjadi “Silicon Valley”nya nusantara dari: Bandung, Jogja , Jakarta dan bahkan di Medan. Bukan hanya konsep pembangunan infrastrukturnya yang ditiru bahkan, sistem pelatihan bagi start-up, proses pengembangan aplikasi, jenis aplikasi yang dibuat hingga parahnya sistem pendanaanya pun di tiru. Sayangnya, investor Indonesia memiliki paradigma yang jauh berbeda dengan investor di Silicon Valley. Investor Indonesia cenderung ingin mendapatkan hasil besar dalam tempo sesingkat-singkatnya + minta saham yang diluar nalar.

Padahal dalam berinvestasi di industri IT ini terutama start-up, tidak bisa berpikiran seperti itu. Investor dari Silicon Valley hal yang pertama mereka lihat adalah potensi dari start-upnya. Sejauh mana produknya bisa berkembang ke berbagai lini ? Kalau tidak percaya lihat saja WhatsApp. Secara model bisnis WhatsApp pastilah merugi. Tapi tetap saja banyak Investor yang mendanainya sehingga, WhatsApp bisa terus berkembang. Investor-investor yang mendanai WhatsApp melihat potensi besar aplikasi ini dan merekapun memetik hasil yang fantastis saat WhatsApp di beli Facebook. Sehingga sistem pendanaan (Seed capital dan Venture Capital) di Indonesia kurang berjalan.

Dua tokoh tersebut di tahun 2000'an

Dua tokoh tersebut di tahun 2000’an

Pertanyaannya adalah ” Apakah harus membuat “Silicon Valley” versi Indonesia?”

Menurut Saya, Indonesia tidak perlu membuat tiruan Silicon Valley di negeri ini. Indonesia memiliki gaya dan kultur yang amat-sangat berbeda dengan Amerika. Indonesia memiliki akar budaya yang jauh lebih kuat dibandingkan Amerika dan lebih hebatnya lagi Indonesia kaya akan sumber daya alam dan manusia. Jadi, Tidak perlu memaksakan gaya dan cara Silicon Valley di Indonesia karena, Saya yakin Indonesia bisa jauh lebih hebat dari Silicon Valley dengan gayanya sendiri.

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s