KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

411. Agile design development : versi di lapangan!

Leave a comment

Teori sering kali berbeda dengan prakteknya.

Kenapa bisa berbeda?

karena banyak faktor lain yang terjadi di lapangan sedangkan, teori biasanya di desain untuk keadaan yang idea.

611. Agile design development : versi di lapangan! Ini dia nih tahapan dalam mendesain produk dengan sangat cepat (Design Sprint)

611. Agile design development : versi di lapangan! Ini dia nih tahapan dalam mendesain produk dengan sangat cepat (Design Sprint)

Pada teorinya dalam mendesain suatu produk, UX designer haruslah menemukan masalah yang ada dahulu. Apa yang dibutuhkan konsumen? Setelah tahu masalahnya dan dirumuskan solusinya maka, dibuatlah prototypenya dahulu lalu di tes lagi. dan lagi. dan lagi. Hingga ketemu hasil yang diharapkan oleh konsumen dan untung kalau bisa segera di komersilkan.

Sayangnya, hal ini tidak berlaku dilapangan (terutama di Indonesia), karena melakukan riset diawal itu butuh dana dan memakan banyak waktu. Sedangkan, yang startup butuhkan adalah kecepatan dalam membuat produknya dengan dana yang sangat terbatas. Weleh~weleh~

611. Agile design development : versi di lapangan! Ini dia nih suasana kantor yang melakukan Agile design development. Dimana semua personelnya ikut terlibat dan fokus dalam men desain produknya.

611. Agile design development : versi di lapangan! Ini dia nih suasana kantor yang melakukan Agile design development. Dimana semua personelnya ikut terlibat dan fokus dalam men desain produknya.

Jadi gimana donk solusinya?

Saya pun bertanya kepada teman Saya yang kebetulan CEO dari sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang desain. Berikut ini tahapannya:

  1. Bikin prototype berdasarkan asumsi & produk kompetitior. Hal ini bisa dilakukan kalau, produk Anda sudah ada yang mirip-miripnya lah. Tahap pertama ini akan sangat mempercepat proses pengerjaan. Pelajari produk kompetitor; ” apa yang bisa di buat lebih bagus? apa yang bisa ubah agar pengguna gampang menggunakannya?”. Dalam pengerjaan prototype ini sebaiknya fokuslah pada satu fitur saja.
  2. Setelah jadi prototype bikin workshop ke beberapa pengguna (10-20 orang). Jelaskan dulu maksud dan tujuan daripada produk Anda agar pengguna mendapatkan gambaran dalam menggunakan prototype. Setelah melakukan workshop selama seharian, mintalah masukan kepada pengguna. Wawancarailah mereka. Dengarkan mereka dengan seksama. Amatilah bagaimana para calon pengguna menggunakan prototype  Anda.
  3. Sesudah mendapatkan masukan dari pengguna, kelompokanlah masukan-masukan tersebut. Pikirkanlah kembali mana yang bikin ribet dan paling nyusahin pengguna? Pastikan juga untuk terlebih dahulu memperbaiki bug-bug yang ada dibanding melakukan perubahan fitur.
  4. Ulangilah langkah 1 sampai 3 berkali-kali sehingga, prototype Anda layak untuk di rilis pasar. Layak disini adalah versi yang sudah bisa menjalankan fungsi utama dengan baik dan tak ada bug yang amat sangat parah hingga membuat produk Crash and Burn.

Semoga ke empat langkah di atas bisa menginspirasi para desainer dan para wirausaha di seluruh Indonesia. Dalam mempraktekan ke emapt hal diatas, seluruh jabatan di startup tersebut ada baiknya menjadi pengamat (5-6 orang untuk 20 calon pengguna) jadi, kerjaan ini bukanlah kerjaan UX designer semata. Disarankan seluruh tim development dan marketing ikut di dalamnya. Selama pengamatan, Hilangkan segala asumsi yang ada.

Semoga dengan metode ini makin banyak lagi startup yang lebih cepat mengeluarkan prototype, tau salahnya dimana dan, segera memperbaikinya. Sehingga, produk-produk Indonesia makin berkualitas dan menjadi raja di negeri sendiri. MERDEKA!

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s