425. Clash of the Olympians review!

425. Clash of the Olympians review! ini nih para jagoannya: Hercules, Perseus dan Achilles
425. Clash of the Olympians review! ini nih para jagoannya: Hercules, Perseus dan Achilles

Clash of the Olympians, merupakan game buatan Iron Hide (sang kreator Kingdom Rush). Game yang menghibur sekaligus membuat frustasi ini, merupakan game action mirip angry birds namun dengan karakter mitologi yunani. Bedanya dengan Angry birds, para pahlawan mitologi Yunani ini harus melempar senjata yang dimilikinya unutk mempertahankan kuil di Olimpus.

Ada 3 pahlawan, yang bisa kita pilih dari Achilles, Perseus, dan Hercules. Ketiganya memiliki ciri khas dan kekuatan spesialnnya masing-masing. Misalnya si Hercules: merupakan karakter yang kuat (sekali lempar senjata musuh mati) tapi, sulit sekali mendapatkan combo dan headshot dengan Hercules.

Kenapa?

425. Clash of the Olympians review! Berbeda dengan Herculles yang susah dapet head shot, dengan Achilles kita bisa dengan mudah mendapatkan skor bonus dari head shot.
425. Clash of the Olympians review! Berbeda dengan Herculles yang susah dapet head shot, dengan Achilles kita bisa dengan mudah mendapatkan skor bonus dari head shot.

Karena, senjata yang dia lempar berupa tiang, panci dan batu kali jadi, buruk sekali akurasinya.

Game yang bisa ditamatkan dalam waktu kurang dari 2 jam ini, sangat menghibur dan sangat melatih kesabaran pemain. Saran Saya, jangan mainin game ini pas berdiri di dalam trans jakarta yah. Bisa pusing nanti pala barbie,hehe.

Advertisements

424. Beli Keyboard eh, malah dapet lampu!

424. Beli Keyboard eh, malah dapet lampu! Beginilah kira-kira bentuk keyboard PC
424. Beli Keyboard eh, malah dapet lampu! Beginilah kira-kira bentuk keyboard PC

Sudah dari 2 minggu lalu, Keyboard yang saya gunakan ini kehilangan fungsi tombol “Ctrl” dan “Alt”. Ternyata cukup mengganggu dan bikin pusing pala berbi juga yah. Sayapun segera membeli keyboard di GL*dok Elektronik senter di kelapa gading. Dari sekian bayak keyboard yang Saya lihat, Sayapun naksir dengan keyboard Logitech. Bentuknya lumayan lah dan harganya gak gitu-gitu mahal banget.
Saat saya balik ke rumah di Ciputat, ternyata eh ternyata keyboardnya rusak! Waktu di colok ke PC, lampu Numlock, Capslock, dan Scroll locknya gak nyala. Di pencet-pencetpun gak ada respon. Padahal keyboardnya plug n play alias tinggal colok terus pakai. Kucoba cabut colok ke PC hasilnya sama saja. Walhasil, karena jauh tokonya hari minggu (minggu depannya) Saya ke toko lagi dan berniat menukarkan keyboardnya yang rusak.
Saat kedua kalinya menukar, Saya di suruh menukar dnegan tipe yang sama. Tapi kali ini Saya petugasnya mencoba dulu. Waktu itu petugasnya pada sibuk jadinya, mereka menyuruh satpam yang nyoba. Salahnya Saya saat itu, gak melihat satpamnya nyoba dan percaya saja saat satpamnya bilang bisa nyala. Ternyata hasilnya malah seperti paragraf diatas. Keyboardnya rusak lagi-rusak lagi!

424. Beli Keyboard eh, malah dapet lampu! nih lampunya yang buatan Indonesia :-)
424. Beli Keyboard eh, malah dapet lampu! nih lampunya yang buatan Indonesia 🙂

Minggu ke tiga, Saya sudah malas banget dan minta uang kembali saja. Masa beli keyboard aja rusak semua? Kan Syaa jadi susah nulis blog ini! Kasirnya sambil minta-minta maaf (padahal belom lebaran) mohon kepada saya supaya tidak minta uang kembali. Si kasirpun menawarkan opsi ganti barang lain yang senilai harganya. Kata Ayah Saya daripada ribut dan ribet, beli lampu aja. Akhirnya Sayapun membeli 4 lampu LED buatan Indonesia.
Pelajaran dari kisah ini adalah:
1. Selalu simpan struk pembelian barang belanja,
2. Kalau mau beli elektronik atau apapun yang beresiko rusak, beli lah di toko terdekat. Biar gampang nukernya.

423. UX Design: Mendesain aplikasi untuk di luar ruangan!

Beberapa hari ini, Saya sadar bahwa banyak pengguna aplikasi yang Saya desain ternyata menggunakannya di luar ruangan alias outdoor! Menggunakan aplikasi di luar ruangan atau outdoor memiliki tantangannya tersendiri,antara lain:

1. Layar gadget vs sinar matahari. Mau itu LED kek, OLED, IPS 500ppi , Retina Display semuanya akan melemah ketika bertemu dengan sinar matahari. Matahari adalah Kryptonitenya layar gadget. Walau dengan tingkat kecerahan maksimal tetap saja isi gadget akan sulit di lihat oleh pengguna dibandingkan di dalam ruangan.

2. Banyak distraksi. Kalau Anda di luar ruangan pastinya akan banyak sekali gangguan di bandingkan Anda di dalam ruangan. Contohnya mengetik pesan singkat di terminal bis lebak bulus pastinya lebih sulit dibandingkan dengan mengetik pesan singkat di dalam bioskop nan dingin dan filmnya belum mulai sehingga, cuman iklan yang ditayangkan. Saat berada di luar ruangan pengguna cenderung sulit untuk fokus menggunakan aplikasi Anda.

622. UX Design: Mendesain aplikasi untuk di luar ruangan! Ini dia nih tampilan layar yang melemah ketika ketemu cahaya matahari. Susah kan liatnya?
622. UX Design: Mendesain aplikasi untuk di luar ruangan! Ini dia nih tampilan layar yang melemah ketika ketemu cahaya matahari. Susah kan liatnya?

Dengan 2 kondisi diatas, maka secara visualpun aplikasi harus di ubah desainnya agar, pengguna mendapatkan User Experience yang lebih baik ketika menggunakan aplikasi di luar ruangan. Tujuan me redesign ini hanya satu yaitu :

” KONTEN TERBACA DI LUAR RUANGAN”.

Supaya kontennya terbaca dengan lumayan jelas Sayapun menggunakan 5 prinsip ini:

Continue reading “423. UX Design: Mendesain aplikasi untuk di luar ruangan!”

422. UX Design: Perlukah update ke Material Design?

621. UX Design: Perlukah update ke Material Design? Contoh animasi pada material design.
621. UX Design: Perlukah update ke Material Design? Contoh animasi pada material design.

Material design adalah gaya visual dan prinsip desain terbaru yang di adopsi oleh Google. Dewasa ini, sudah banyak sekali pengembang aplikasi yang meng update desain aplikasinya ke material design tapi, apakah kita perlu me redesign aplikasi atau produk kita dengan gaya material design?

 

Faktanya adalah:

  1. Pengguna Android Lollipop (Juni 2015) masih sedikit. Mayoritas pengguna Android masih menganut gaya desain HOLO (Android Kitkat)
  2. Supaya berjalan secara maksimal, Material Design memerlukan Android Lollipop (5.0) dan front end programmer Anda akan membutuhkan App Compat SDK diatas 21. Tanpa kedua hal ini, banyak fitur dan animasi keren material design tidak akan dapat berjalan.
  3. Android Lollipop masih belum stabil alias masih banyak kerusakannya dibandingkan kegunaannya. Stress dengan Android L, baru-baru ini Googlepun mengumumkan Android M.

Jadi, perlukah untuk update ke Material Design?

621. UX Design: Perlukah update ke Material Design? Android L di smart watch
621. UX Design: Perlukah update ke Material Design? Android L di smart watch

Menurut hemat Saya sih perlu karena, kedepannya semua applikasi yang berjalan di produk Google akan menggunakan gaya ini. Baik itu di TV, Jam tangan, Kacamata, Mobil, dsb. Update ke material designpun memiliki resiko seperti: pengguna yang menggunakan Android Kitkat akan merasakan User Experience yang sangat berbeda dengan yang menggunakan Android Lollipop. Pasti ada saja fitur yang berjalan di Lollipop namun, tak berjalan di Android Kitkat. Pasti!

Saran Saya sih, lakukan saja perubahan visual dan ikuti arahan gaya interaksi di material design. Gunakan sedikit mungkin animasi dan fitur baru material design demi performa yang lebih baik. Sebagai contohnya: Animasi ripple saat pengguna memencet tombol pada Android L hanya memerlukan 1 baris kode. Sedangkan di Android Kitkat dan versi-versi sebelumnya harus menggunakan costum library dan memerlukan kode yang lebih panjang. Akibatnya performa pun melambat 😦

421. Pentingnya standing desk!

621. Pentingnya standing desk! Ini salah satu standing desk yang bersifatnya tambahan atau extension. lebih murah sih harganya namun, ringkih
621. Pentingnya standing desk! Ini salah satu standing desk yang bersifatnya tambahan atau extension. lebih murah sih harganya namun, ringkih

Standing desk adalah meja yang cukup tinggi sehingga kita bisa menaruh laptop dan mengerjakan sesuatu diatasnya. Pada dasarnya sih sama saja seperti meja biasa namun, tinggi kaki mejanya yang tinggi. Standing desk sendiri menjadi hal wajib yang di miliki startup di luar negri sana Pertanyaannya adalah ” Emangnya penting banget yah meja tinggi ini?”.

Menurut Saya sih;

Penting banget!

Banyak penelitian di Amerika sana dimana para peneliti yang menemukan banyaknya dampak buruk dari duduk terus selama 8 jam saat bekerja. Hal ini bisa meningkatkan resiko kanker, sakit jantung, diabetes dan berbagai penyakit mengerikan lainnya. Kalau menurut logika Saya sih ini ada benarnya. Bayangkan aja duduk 8 jam sehari, 40 jam seminggu belum lagi, tambah lembur. Terus makan-makanan gak sehat selama bekerja sebagai contoh: Makan siang makan nasi padang, sore snacknya keripik kentang rasa rumput laut, choco chip dan minumnya soda.Sehat gak tuh?

Hal ini pastinya membuat tubuh kaku dan peredaran darah tidak lancar. Padahal tubuh manusia itu di desain untuk bergerak bukannya diam dalam waktu yang lama. Kalau gak percaya liat aja orang yang tidur. Ada gak orang yang tidur dengan pose yang sama selama 8 jam? alias gak gerak-gerak? Pasti gerak kan!?

621. Pentingnya standing desk! ini yang mahal dan kokoh + terpercaya
621. Pentingnya standing desk! ini yang mahal dan kokoh + terpercaya

Standing desk sendiri sanagt bermanfaat  sekali di kala selesai makan siang. Dengan berdiri orang akan lebih sulit mengantuk dan peredaran darahpun menjadi lancar. Selama 8 jam bekerja itu usahakan untuk menyeimbangkan waktu duduk dan berdiri. Jangan lupa stretching dan istirahatkan mata juga secara berkala.

 

420. Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek!

“Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek!

dipinggir kali; tek-ko-tek, tek-ko-tek! “

Yak, begitulah sepenggal lirik Lagu “Ada kodok” yang masuk jajaran lagu anak Top 40 di era 90’an. Kodok merupakan hewan amfibi yang unik dan menginspirasi Saya untuk menulis tentangnya. Hujan di bulan Juni yang notabene siangnya puaaanas banget ini secara ajaib memunculkan kodok di pekarangan rumah Saya.

620. Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek! kodok yang gabung geng begal,hehe
620. Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek! kodok yang gabung geng begal,hehe

Teringat masa kecil Saya (Tahun 2000’an) , Saat hujan di malam hari pasti banyak banget kodok yang bersaut-sautan dan muncul ke permukaan tanah. Ada yang bunyinya ” rek-ke-rek-kerek~” , ” Tuuu~uung~” dan ” Rebek-rebek”. Pokoknya bunyinya lucu-lucu dan aneh-aneh deh. Seakan-akan tiap kodok ada aliran musiknya masing-masing.

Sekarang (Tahun 2015), Saat ingin memasukan cucian kotor ke mesin. Saya melihat se ekor kodok melompat menyambut hujan di pekarangan Saya. Berbeda sekali dengan 15 tahun yang lalu dimana kalau hujan, kodok yang muncul sangat ramai. Ramainya kira-kira setengah pengunjung PRJ lah,hehehe.

620. Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek! Kodok nongkrong
620. Ada kodok; tek-ko-tek, tek-ko-tek! Kodok nongkrong

Padahal pekarangan Saya sama seperti 15 tahun yang lalu. Tetap ada pepohonan, rumput dan kolam ikan. Tapi kok kodok yang muncul cuman satu. Udah gitu sepi lagi. Jangan sampai kita harus download mp3 buat dengerin suara kodok. Duuugh, sedih banget tuh kayak di film Interstellar. Kehidupan di Ciputatpun tak seperti dulu lagi~

Kenapa bisa gitu yah?

Sepengetahuan Saya di Ciputat gak banyak tukang swike, predator kodok seperti ular dan Burung hantu pun gak ada. Mungkin karena global warming kali yah? Jangan sampai nasib si kodok menjadi langka layaknya lagu anak-anak Indonesia. Amin.

419. overdrive oh overdrive!

Apa yang ada di pikiran Anda saat mendengar kata ” Overdrive?”
Aplikasi back up di cloud kayak dropbox atau Google drive?
Aplikasi penyelamat Hard disk?

Sayangnya, semuanya Salah…

619. overdrive oh overdrive! Ini dia penampakan aplikasi Overdrive. kece gak?
619. overdrive oh overdrive! Ini dia penampakan aplikasi Overdrive. kece gak?

Overdrive adalah aplikasi yang memungkinkan Anda untuk meminjam buku digital dan membacanya dimana saja dengan syarat punya ID OverDrive dan kartu perpustakaan yang bekerja sama dengan Overdrive! Bagi Saya, Aplikasi ini benar-benar keren karena memecahkan beberapa masalah:
1. Orang males ke perpustakaan karena, jaraknya jauh dan gak ada waktu untuk kesana. Apalagi di Jakarta yang macet.
2. Kalau minjem buku di perpus, mau di balikin atau diperpanjang harus bawa bukunya ke perpustakaan + alasan nomer satu.
3. Kuantitas fisik buku perpustakaan yang terbatas.
4. Walaupun udah ada komputernya tapi, tetap aja susah nyari buku di perpustakaan.
5. Buku sering gak di balikin oleh peminjamnya.
Overdrive menyelesaikan 5 masalah perpustakaan di atas! Dengan memakai buku versi digital yang bisa di batasi waktunya oleh overdrive setiap orang bisa meminjam buku digital tanpa harus takut di denda. Buku digital ini secara otomatis akan menghilang dari aplikasi overdrive dan bisa di perpanjang via aplikasi ini juga. Pencarian buku digitalpun menjadi lebih mudah dan bisa langsung di pinjam pengguna.
Overdrive ini keren banget lah! SAYANGNYA, hanya mendukung perpustakaan salah satu internasional di Indonesia. Sayang banget! Gak semua rakyat Indonesia kan menjadi murid sekolah internasional tersebut. Padahal banyak yang niat dan mau banget membaca buku-buku yang bagus 😦
Saya harap, Ada developer Indonesia ataupun pemerintah Indonesia yang membuat aplikasi seperti ini sehingga, banyak rakyat Indonesia bisa lebih sering membaca buku dan mencintai perpustakaan. Ayo rajin membaca! MERDEKA!