KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

434. User Experience and Big Data!

Leave a comment

434. User Experience and Big Data!

434. User Experience and Big Data!

Dewasa ini, dimana kata ” Smart City” sudah semakin meraja lela dan di galakan di beberapa kota di Indonesia membawa istilah “Big Data” menjadi semakin populer. Organisasi seperti IBM, Toshiba, GE , Google dan beberapa perusahaan besar lainnya mulai menggalakan penggunaan Big Data untuk memecahkan segala jenis masalah. Sampai tulisan ini di buat, para perusahaan besar tersebut sebagian besar masih dalam tahap mengumpulkan Big Data.

Btw , apa’an sih tuh big data?

Big Data adalah sekumpulan data yang besar dan memiliki 3 ciri. Data-data tersebut merupakan data yang high volume, high value, dan Hight Variety. Itu artinya data yang kompleks, berguna bagi banyak pihak dan sangat amat bervariasi. Mirip-mirip Indonesia lah, Cieee…
Kalau saya ibaratkan, Big Data itu ibarat pasar induk. Dimana segala jenis barang di jual di dalamnya. Pasarnya amat padat, banyak penjual dan pembeli yang amat bervariasi. Dari jualan baju, sayur, ikan hias, elektronik, sabun mandi, keset, furnitur, kartu pokemon dan berbagai hal lainnya. Banyaknya variasi data ini sebenarnya menjadi kesempatan emas bagi para User Experience (UX) Designer dan developer.

Loh, kok bisa?

Data-data statistik ini kebanyakan disediakan secara gratis dan dapat di akses oleh orang awam dan dapat digunakan untuk memecahkan berbagai jenis masalah di dunia ini. Ibaratnya UX Designer adalah koki yang mau memasak Sayur asem maka, UX designer perlu mengambil asam, melinjo, lobak, cabe, dll. Kesemua bahan itu lalu di olah dan di jadikan sayur asem. Begitupula dengan Big Data, UX designer perlu memutuskan akan memecahkan masalah apa dan dari masalah itu kira-kira perlu data apa saja untuk dapat menghasilkan solusi atau paling tidak mempercepat proses penyediaan solusinya.
UX designer yang berkolaborasi para programmer baik front end dan Back End, terbukti dapat memecahkan masalah kekurangan stok obat dan vaksin malaria di Afrika sana dengan menggunakan Big Data. Di Indoensia sendiri pemerintah sudah membuka beberapa API juga untuk bisa di olah oleh UX designer dan para developer. Salah satu contoh yang lumayan heboh adalah kawal pemilu. Semoga lebih banyak lagi UX designer dan developer yang menggunakan Big Data untuk memecahkan masalah sosial yang terjadi di Indonesia. Merdeka!

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s