KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik!

Leave a comment

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Suasana gudang lazada

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Suasana gudang lazada

Waktu hidup manusia itu terbatas. Apalagi masa mudanya. Mengisi formulir adalah hal yang menghabiskan masa muda apalagi kalau, mengisi formulirnya dilakukan berkali-kali seperti di aplikasi belanja atau aplikasi finansial. Hal seperti itu akan berakibat buruk sekali kepada User experience (UX) pengguna.

Mengetik alamat, kecamatan, kode pos (kadang lupa), atau menulis RT dan RW bisa membuat pengguna menjadi malas dan gak jadi belanja. Pengguna gak jadi belanja mengakibatkan sales perusahaan turun. Sales turun mengakibatkan investor tak percaya akan masa depan perusahaan. Investor yang tak percaya menarik dananya dan perusahaanpun jomplang. Perusahanpun mem PHK karyawan. Sales yang terus menurun dan minimnya tenaga kerja membuat perusahaan memutuskan gulung tikar.

Jadi sepenting itulah UX pada form pengiriman / shipping form.

Form pengiriman sebenarnya bisa dibuat lebih baik secara UX, berikut tips dari Saya:

1. Mintalah informasi yang PENTING saja!

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Form pengiriman yang puanjaaang banget. RIBET KAHN?

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Form pengiriman yang puanjaaang banget. RIBET KAHN? 17 bagian yang harus pengguna isi.

Prinsipnya, lebih pendek lebih baik.

Sebelum mendesain form pengiriman, berdiskusilah dengan tim sales, operation, dan back end untuk menentukan informasi apa yang diminta kepada pengguna. Apakah perlu nama depan dan belakang? atau apakah perlu meminta nama ibu kandung? Jikalau alasannya tidak terlalu penting lebih baik di hilangkan saja.

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Form pengiriman yang efisien.

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Form pengiriman yang efisien. Cuman butuh 7 bagian yang perlu pengguna isi.

Misalnya dalam form pengiriman barang tidak perlu meminta nama RT/RW,Kecamatan,kabupaten bahkan,kota! Bagi saya yang penting ada alamat (nama jalan dan nomer) dan Kode pos saja. Dari kode pos sudah kelihatan dia kecamatan,kota dan kabupaten mana. Misalnya: jalan sudirman di jakarta dan Solo pastilah memiliki kode pos yang beda. Jenius kan?hehe… Udah formnya pendek jangan di tambahin Captcha yah! JANGAN!

2. Bagi menjadi beberapa bagian!

Apabila ternyata formulir masih butuh banyak data dari konsumen (kayak di aplikasi bank, Doku atau paypal) maka, sebagai UX designer kita bisa membagi formulirnya menjadi beberapa bagian. Misalnya pada aplikasi Bank bisa di bagi seperti dibawah ini.

Bagian 1: Identitas diri (nama,alamat tempat tinggal, no.telp, pekerjaan. Atau biasr gak ribet bisa upload foto KTP=jadi kalau kenapa-napa tinggal di lihat aja KTPnya. Gak perlu ribet isi nomer KTP dan berbagai info lainnya. Dengan image processing bisa di cek apakah imagenya ini KTP atau bukan. Kalau ternyata itu kartu Dragon ball kan bisa di anggap tidak valid secara otomatis).

Bagian 2: Pembayaran ( no.rekening bank, cabang tempat membuka rekening, no. kartu kredit, dst)

Bagian 3: Keamanan ( password, konfirm password, security question, alamat email kalau lupa password)

Bagian 4: Overview: Tampilkan semua info dan suruh pengguna mengecek apabila sudah benar pencet tombol simpan.

Nah, walaupun ada lebih dari 15 informasi yang diminta ke konsumen, akan lebih ringan rasanya kalau di bagi 3 (jadi 5 info per bagian) dibandingkan disatukan dan langsung mengerjakan 15 sekaligus. Selain mengurangi kelelahan secara psikologis, resiko kesalahannya pun lebih kecil.

3. Sering-sering save!

Prinsipnya jangan hapus apa yang sudah pengguna isi. Secara sistem baik itu aplikasi maupun web, simpanlah apa yang sudah pengguna isi. Baiknya sih di simpan secara offline alias di simpenin di browser pengguna ataupun aplikasi pengguna (supaya gak banyak data sampah). Hal ini berguna apabila tiba-tiba hilang koneksi internet atau komputernya pengguna error, pengguna gak perlu lagi isi dari awal. Ngisi dari awall = buruk secara UX Design. UX design yang buruk buat user malas daftar. User malas mendaftar maka…(lanjut sendiri).

4. Auto Suggest!

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Auto Suggest. Cocok banget buat Indonesia yang nama daerahnya suka panjang-panjang (lebih dari 10 karakter) Contohnya Kampung melayu.

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Auto Suggest. Cocok banget buat Indonesia yang nama daerahnya suka panjang-panjang (lebih dari 10 karakter) Contohnya Kampung melayu.

Auto suggest ini bisa maksimal kalau platform pengisian formulirnya web. Misalnya pengguna baru tulis “Leba” pada form alamat, tau-tau udah ada pilihan dibawahnya : “Lebak bulus, jakarta selatan” atau “Lebak, banten”. Hal ini berguna untuk mengurangi waktu mengetik. Mirip-mirip Google search lah,hehe.

5. Tunjukan salahnya dimana!

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Tunjukan salahnya dimana? Tunjukan dan kasih tau juga yah. Jangan cuman tulis "Nih,salah isi nih formmnya". Pengguna kan jadi bingung juga kenapa salah?

447.UX design: 5 tips untuk form pengiriman yang lebih baik! Tunjukan salahnya dimana? Tunjukan dan kasih tau juga yah. Jangan cuman tulis “Nih,salah isi nih formmnya”. Pengguna kan jadi bingung juga kenapa salah?

Makin panjang informasi yang diminta ke pengguna, maka makin besar pula presentase kesalahannya. Salah itu wajar . Demi UX yang lebih baik tunjukan salahnya dimana. Kalau ada yang salah jangan tampilkan pesan salah atau belum di sebelah judul utama form tapi, langsung warnain merah saja bagian yang belum di isi lalu ada pesannya “informasi salah/belum di isi”. Hal ini membantu pengguna langsung ke informasi yang bersangkutan. Jangan sampai pengguna nge scroll dan mencari-cari salahnya dimana. Nanti penggunanya malah nyanyi lagu Ayu ting-ting lagi ” Dimana~ Dimana~ Dima–naaaaa~”

Author: kraukraukdi

I'm Fearless...If you interested in Design, Technology, Art and Love for better Life. Please check kraukraukdi.wordpress.com and follow me @soekarnold

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s