501. Gods Eater Burst Review!

501. Gods Eater Burst Review!
501. Gods Eater Burst Review! Nama monster ini HANIBAL. Gabungan bahamut dan amaterasu di Okami. Keren dan susah banget lawannya. BTW karakter Saya itu kostumnya terinspirasi Cashern.

Setelah lebih dari setahun lalu menamatkan Witcher 3 dan expansion-expansionnya sampe semua misi udah abis( bagus emang nih game). Rasanya kangen juga main game yang bunuh-bunuh monster, setelah cari-cari di Internet bertemulah dengan game Gods Eater Burst ini.

Game besutan developer jepang ini yah seperti game Jepang kebanyakan. Karakternya kecil-kecil dengan muka anak SD berbadan anak kuliahan dan memegang senjata yang 2 kali ukuran badannya. Wajahnya ganteng dan cantik semua yang sebenarnya lebih cocok jadi boyband/girlband dari pada lari-lari bunuhin monster. Tipikal game jepang lah. Gak se realistis game eropa ato amerika.

Gods Eater Burst ini merupakan game pertama untuk serial ini dan adanya di konsol PSP.

Yak, PSP. Bukan PHP. Apalagi PHD.

Ceritanya di dunia yang Post Apocalypse karena, di serang oleh sekumpulan monster alien raksasa (Aragami) yang mengambil wujud dewa-dewi di dunia ini. Dengan bantuan teknologi yang tepat guna,manusia pun membuat senjata dan bagian Aragami ini. Senjata yang bisa membunuh Aragami dan pasukan yang memegang senjata itu dinamakan “Gods Eater”.

501. Gods Eater Burst Review!  Ouroboros.
501. Gods Eater Burst Review! melawan Ouroboros salah satu Aragami paling gede di game ini. HPnya bejibun juga lagi.

Game ini mempunyai kontrol yang parah bikin pusing. Susah banget ngendaliin kamera apalagi kalau mau membidik monster. Untungnya pengalaman bertarungnya ini keren banget. AI dari monsternya benar-benar pintar mereka tau kapan harus kabur dan kapan harus menyerang dengan agresif. Hal ini lah yang membuat pemain harus menghafalkan pose-pose monsternya karena, sekali kena serangan bisa langsung mati coy. Tapi kita bisa di bantu dengan 3 teman kita, yang bisa membuat kita siuman lagi berkali-kali. Walaupun kalau kebanyakan mati nanti bisa juga mereka keabisan obat.

Saking susah dan serunya bermain game ini, untuk menyelesaikan 1 misi bisa sampai 30 menit sendiri.

Gila ga tuh?

Capek banget kan mencetin tombol non stop.

Saya gak punya waktu 30 menit untuk 1 misi dan di Gods Eater Burst ini misinya banyak banget alhasil ,pake bantuan cheat deh,hehehe. Kalau main jujur game ini bisa di selesaikan dengan menginvestasikan waktu ratusan jam. Menurut Saya sih game ini ga sebanding dengan ratusan jam hidup Saya. Misinya yang monoton dan tidak banyaknya variasi permainan membuat Anda cepat bosan.

501. Gods Eater Burst Review! Tsuyokomi
501. Gods Eater Burst Review! versus Tsuyokomi yang terbang-terbang. Jadi harus pake tembakan deh. Liat ga tuh tembakannya 2x tinggi orang yang megang? ahahha

Desain monsternya yang bagus, pertarungannya yang seru, musik-musik dubstep di campur orkestra dan senjatanya yang keren-keren membuat Saya pengen memainkan Gods Eater Burst 2 yang ada di Steam atau PSVita. Buat yang suka Witcher mungkin bisa cobain game Gods Eater Burst karena, belum ada game yang sekeren Witcher lagi. (Menurut Saya Darksouls dan Monster Hunterpun kalah keren jauh sama Witcher) .

500. Main Game lagi!; Yeah~

Kurang lebih sudah 4 bulan lebih Saya tidak main game sama sekali. Wew~

Di kala orang-orang di bis dan kereta bermain game, Saya malah asyik membaca buku atau ngurus kerjaan via chatting. Hingga akhirnya, karena pusing dan kangen ingin main game. Saya mengunduh satu game di Android yang berjudul “Into the Dead 2”.

Game yang pertamanya sih pernah Saya mainkan dan menurut Saya sangat membosankan banget. ‘ Into the Dead’ yang pertama ini cuman ada 1 stage dan Anda di suruh bertahan hidup dari zombie-zombie yang bertebaran. Udah gitu aja. Gak ada goal atau tujuan lain selain bertahan hidup.

Untungnya sang developer sadar pentingnya alur cerita di dalam game dan membuat game Into the Dead 2 lebih baik. Into the Dead 2 mempunyai banyak stage dan di dalamnya user lebih merasakan ada pencapaian. Di Into the Dead 2 kita bisa di temani anjing sebagai asisten kita melawan zombie-zombie.

Grafik game ini buat kelas Android sih bagus dan gameplaynya juga lebih variatif. Senjata yang di sediakan juga lebih bervariasi dan banyak. (BTW kalau lawan zombie yang banyak, selalu pake shotgun lah yah—> referensi film-film).

Game Into the Dead 2 ini benar-benar beda dengan yang pertama dan berhasil membuat Saya bermain game lagi. Sehari bisa 3 kali main game ini.

Setelah beberapa hari bermain, eh tiba-tiba database di cloud dari gamenya corrupt. Waktu buka game ini lagi Saya melihat bahwa, kok semua status dan progress Saya jadi mulai dari awal lagi?

Setelah kesel dan komplen kepada developernya via game dan play store. 2 hari kemudian semua di kembalikan seperti sedia kala dan di kasih bonus sebagai permintaan minta maaf. Sang developernya ini benar-benar mengutamakan user experience di dalam dan di luar gamenya banget. Bagus nih jadi panutan kita yang mau bisnisnya maju dan usernya tambah banyak 🙂

491. Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Judul diatas adalah sebuah ungkapan yang cukup populer di kantor Saya. Ada empat hal yang di incar seorang pria modern yakni, harta, tahta, wanita dan DoTa. Ada juga yang berkata bahwa “DoTa adalah akar dari segala masalah”,ahahhaa. Walopun sudah terkenal Mobile Legend tapi, main DoTa tetap beda gitu sih rasanya. Lebih puas. Ungkapan ini ada benarnya juga sih, gak jarang orang emosi karena, bermain DoTa. Sampe diem-diem’an bahkan. DoTa sendiri sudah ada dari zaman Saya SMP alias tahun 2002’an kalau gak salah. Game online yang sudah berumur puluhan tahun ini memang ajaib dan bisa membius pemainnya sampai bertahun-tahun!

Salah satu keasyikan main Dota adalah ketika bermainnya bareng-bareng teman di lokasi fisik yang sama. Misalnya main Dota bareng 5 lawan 5 sehabis kerja di Jumat malam. Sampai-sampai balik dari kantor jam setengah satu,ahahha…Wah, itu asyik banget sih. Mainnya dari yang lucu-lucuan sampai serius mampus. Kalau Saya teliti secara UX DoTa sudah melakukan banyak perubahan baik itu dari UI, status hero, map dan berbagai hal lainnya.

DoTa menurut Saya adalah salah satu cara yang ampuh melepaskan stress sekaligus, nambahin stress,ahahha. Kalau kalah mulu orang bisa BT abis. lebih BT daripada liat mantan liburan ke pantai dengan lelaki lain.

“Klak-klik-klik-klik-klik”

“Tak-tak”

“klik-klik-klik-klik”

“U-u-u-ultra KILL!”

Itulah yang Saya sering dengar kalau bermain DoTa. Ribuan suara klik mouse dan keyboard bagaikan suara jangkrik di tengah hutan tropis. Sangat riuh terdengar dan setiap pemainnya benar-benar serius memainkannya. ngobrol dan becanda paling pas hero nya mati aja. Ada teman Saya yang menghabiskan puluhan ribu jam dalam memainkan DoTa ini. Benar-benar berdedikasi sekali orang ini.

Kayaknya hampir semua pegawai StartUp yang Saya temui kayaknya main DoTa deh,hehehe…Emang DoTa itu bagaikan candu sih. Kalau Saya sendiri, rada males main DoTa kalau gak bareng temen-temen ( misalnya lawan orang lain online yang gak tahu dimana dan bangsa apa itu orang). Jadi bermainlah DoTa sebelum Dota itu dilarang.

488. Industri game di Indonesia di tahun 2012

Preview game Smart Ranch

Di tahun Naga air alias tahun 2012, Saya  adalah mahasiswa  tingkat akhir yang amat sangat berminat ke industri Game. Di tahun Naga Air itu, Industri game di Indonesia memang sedang maju-majunya. Banyak anak muda ingin sekali berkecimpung di Industri kreatif satu ini. Game sendiri merupakan industri yang seharusnya padat karya dan padat modal sama seperti industri film.

Dalam pembuatan game di butuhkan banyak orang dengan berbagai jenis posisi. Dari Penulis cerita, komposer musik, game desainer, 3D designer, Illustrator, programmer, QA tester dna masih banyak posisi lainnya. Kalau gak percaya coba aja deh cek bagian “CREDITS” di game GTA V. Bisa 10 menit sendiri baca nama-nama orangnya.

Yak, kembali di tahun 2012, Banyak sekali studio developer game yang bermunculan di Indonesia terutama di kota Bandung. Sebut saja nama-nama besar seperti Agate,  Garuda Games, Nightspade, Tinker Games, RGB, Ulin Games dan lain-lain. Kebanyakan studio game ini mengejar pangsa pasar game smartphone di Android dan iOS.  Sayapun pernah terjun ke bidang tersebut.

Dimana ada game yang dibuat karena, keinginan bersama dan ada game yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan lomba,hehehe. Dimana saat itu lomba-lomba IT memang banyak banget dan sedang gencar-gencarnya. Banyak perusahaan besarpun mengadakan lomba di bidang IT lomba-lomba seperti IWIIC oleh Indosat, INDIGO oleh Telkom, ada lomba dari Samsung, Intel, Microsoft, BlackBerry, Nokia,  dan lain-lain. Tak hanya perusahaan besar, pemerintahpun banyak menggelontorkan dana untuk membangun industri kreatif. Ada lomba INAICTA oleh menkominfo,  Inacracft, Apicta, dll.

Di tahun 2012, Semua orang melihat industri game adalah industri yang penuh dengan potensi. Dari banyak nya lomba itu saja hadiahnya bisa untuk membiayai operasional studio game. Teringat di benak Saya dimana, kalau ngumpul game developer Bandung itu pasti suasanannya penuh bisa sampai 50 orang. 50 Orang itu ada yang tergabung di studio game ada juga yang perorangan mau bikin game sendiri.

Banyaknya studio yang berdiri pastinya menjadikan persaingan di dunia game developer Indonesia semakin ketat. Ketatnya persaingan akan menghasilkan kualitas produk yang bagus sehingga, standar game Indonesia akan meningkat. Di tahun 2012, Sayapun berpikiran bahwa, industri game Indonesia pasti maju pesat.

Waktu terus berjalan, satu-persatu studio game menghilang dari peredaran. Lomba-lombapun tidak seramai dahulu. Keadaan menjadi sulit bagi para pelaku industri game.

Tulisan ini Saya merupakan pengalaman Saya saat berkecimpung di industri game dan Saya dedikasikan kepada kawan-kawan game developer di Indonesia.

444. Witcher 3 Review dan tips!

444. Witcher 3 Review dan tips! Geralt dan Ciri
444. Witcher 3 Review dan tips! Geralt dan Ciri

Apa yang membuat Saya absen nge-blog beberapa saat yang lalu?

  1. Kerjaan yang makin membutuhkan usaha keras
  2. Mengurus program internship dari kantor
  3. Witcher 3!

 

Waktu saya untuk menulis blog di rumah, sirna oleh Witcher 3. Witcher 3 adalah Lord of the rings dengan cerita se brutal dan kompleks game of Thrones. Dari urusan mencari anak angkat yang hilang, memberantas monster, menyikap konspirasi para penyihir, kudeta dari kepala mata-mata hingga, peperangan antar negara. Walaupun kompleksnya setengah mampus tapi cara berceritanya benar-benar gak membosankan. Sampai tulisan ini terbitpun, Saya belum menyelesaikan Witcher 3. Kalau reviewer game yang serius saja butuh 2 minggu gimana saya yang cuman modal ganteng doank?

444. Witcher 3 Review dan tips! Yennefer
444. Witcher 3 Review dan tips! Yennefer

Kalau mau review selengkapnya bisa menonton Angry Joe show dibawah ini. Intinya Saya setuju dengan semua perkataan Angry Joe!

Menurut Saya, sebuah hal yang mustahil bertarung menggunakan kontroler keyboard dan mouse. Witcher 3 harus pakai gamepad atau stik ke PC men! Serius deh! Nah, masalahnya adalah Witcher 3 hanya mendeteksi kontroler XBox 360 yang mahal rupawan. terus gimana donk gamepad yang bentuknya mirip stik PS2 KW harga 40 ribu ini? Tenang saja bro, donlot aja emulator gamepadnya Download disini. Niscahya gamepad Anda di anggap stick Xbox 360.

444. Witcher 3 Review dan tips! The King of Wild Hunt. Mirip game of Thrones kan? musuhnya es-es gitu.
444. Witcher 3 Review dan tips! The King of Wild Hunt. Mirip game of Thrones kan? musuhnya es-es gitu.

Witcher 3 memiliki grafik yang keren namun, menguras performa PC dan susah sekali mendapatkan 60fps. Jadi bagi para pengguna NVIDIA, matikan fitur NVDIA hair. Hal ini akan mengirit banyak FPS dan niscahya gamepun semakin lancar dimainkan. Untuk pengaturan grafik selengkapnya bisa di cek disini . Semoga kedua tips tersebut membuat Anda semua makin enjoy memainkan Witcher 3 yang fenomenal dan patut dapet game of the year.

443. Game Assassins Creed terbaik!

443. Game Assassins Creed terbaik! Boy band Assassins
443. Game Assassins Creed terbaik! Boy band Assassins

Setelah sempat memainkan 8 serial dari Assassins Creed ( AC, AC2, AC brotherhood, revelations, 3, 4, Liberation dan Rogue ) dan me review Assassins Creed Rogue, ada salah satu pembaca yang bertanya :

” Game Assassins Creed yang paling bagus menurut lo yang mana ?”

Kalau dipikir-pikir, setiap game Assassins Creed pasti memiliki fitur baru dan kekurangannya masing-masing. Walaupun begitu,tak dapat Saya pungkiri game Assassins Creed 2 adalah game yang paling memorable dan merupakan game Assassins Creed terbaik yang Saya mainkan. Assassins Creed 2 memiliki kekuatan di gameplay dan alur cerita yang sangat kuat.

Gameplay Assassins Creed 2 benar-benar penuh makna dimana, setiap misi memiliki tujuan yang kuat dan alasannya masing-masing. Misalnya ada marker (tanda) harta karun yang berada di dalam bangunan. Pemain diarahkan untuk mengambil harta karun yang berisi uang atau barang berharga itu karena, status Ezio yang mau balas dendam dan tidak punya uang karena, keluarganya dirampas. Berbeda sekali dengan Assassins Creed lainnya dimana, bisa mendapatkan uang dengan mudah (dengan berdagang /trading atau membajak kapal laut) atau uang bukanlah kendala (karena gak butuh beli ini itu). Betapa sulitnya bertahan dari gempuran pasukan saat Ezio hanya bermodalkan hidden blade ,senjata lainnya haruslah di beli sendiri dengan uang hasil rampasan.

443. Game Assassins Creed terbaik! Ezio dan pisau lemparnya. Senjata yang efektif dan murah. Sayang udah ga ada lagi di serial selanjutnya :-(
443. Game Assassins Creed terbaik! Ezio dan pisau lemparnya. Senjata yang efektif dan murah. Sayang udah ga ada lagi di serial selanjutnya 😦

Tutorial control dari game ini merupakan yang paling bagus juga dibanding semua Assassins Creed. Sebagai contohnya: Ubisoft ingin mengajarkan pemain untuk fist to fist fighting untuk pertama kalinya di Assassins Creed 2. dengan Pemain akan diarahkan dicerita dimana adik wanita si pemain dipukuli oleh kekasihnya. Tak terima dengan perlakuan, sang pemain utama (Ezio) pun melacak keberadaan sang kekasih nan kejam itu. Sempat berargumen dan berujung pada fist to fist fighting . Dibandingkan dengan tiba-tiba ketabrak pasukan bawa minum bir atau gara-gara melirik wanita di bar (AC Rogue dan 4) . Dalam Assassins Creed 2 Ubisoft mengarahkan pemain dengan tujuan yang lebih kuat secara emosional.

Assassins Creed 2 juga memiliki alur cerita yang patut di teladani Assassins Creed setelahnya. Perkembangan karakter Ezio dari bayi berubah dewasa menjadi begundal lalu, menjadi Assassin amatiran yang penuh dendam hingga,menjadi Master Assassins amatlah menarik perhatian. Ubisoft memberikan waktu yang cukup untuk pemain melihat perkembangan Ezio. Begitupula dengan keluarga Ezio. Dibandingkan tiba-tiba dibunuh (AC Unity), Assassins Creed 2 memberikan beberapa misi dan waktu untuk mengenal keluarga Ezio satu per satu. Yak,satu persatu dari Ayahnya, ibunya, kakak laki-lakinya, adik perempuannya dan adik laki-lakinya yang menderita penyakit. Hal ini membuat gamer bisa merasa lebih dekat secara emosional dengan keluarga Ezio. Saat pembantaian keluargan Eziopun, Gamer bisa merasakan gejolak emosi yang dirasakan Ezio.

443. Game Assassins Creed terbaik! Ezio dan mesin terbang Davinci. Keren kan coy?
443. Game Assassins Creed terbaik! Ezio dan mesin terbang Davinci. Keren kan coy?

Assassins Creed 2 merupakan game yang jauuuuh lebih baik daripada Assassins Creed lainnya (terutama dibandingkan Unity dan AC 3). Aspek-aspek diatas menandakan bahwa, betapa rendahnya kualitas game Assassins Creed yang Saya mainkan setelah Assassins Creed 2. Assassins Creed Revelation, 3, 4, Rogu, Liberation dan unity benar-benar jauuuh dari aspek gameplay dan cerita yang amat kuat. Assassins Creed 1 sih Saya maklumi aja karena, game pertama,hehe. Bagi yang penasaran, silahkan mainkan Assassins Creed 2 yang di tahun 2015 ini harganya sudah sangat murah.

435. Game Design: Dragons Rise of berk dari cinta jadi benci!

435. Game Design: Dragons Rise of berk dari cinta jadi benci!  Ini dia Green Death
435. Game Design: Dragons Rise of berk dari cinta jadi benci! Ini dia Green Death

Beberapa bulan ini ditengah banyaknya tugas menjelang lebaran, Saya menyempatkan diri untuk bermain game. Biasnanya sih bermain game di PC tapi, dikarenakan energi saat pulang ke rumah sudah minim jadinya main game di smartphone saja deh. Game yang saya mainkan di waktu senggang adalah DRAGONS: Rise of berk. Game besutan Ludia dan Dreamworks ini adalah game memelihara naga dan kota layaknya zoo tycoon. Game ini merupakan perpanjangan franchise dari How to train your dragons.

Continue reading “435. Game Design: Dragons Rise of berk dari cinta jadi benci!”