485. The power of habit review!

mj-618_348_the-power-of-habit-why-we-do-what-we-do-in-life-and-business-charles-duhigg-self-help-books-that-dont-suck
Pernah liat covernya ga? ini buku udah tenar banget dan mainstream,hehehe

Demi mendukung program Arnold Rajin membaca 2017, Maka Saya membaca salah satu buku yang Mainstream dan sudah terkenal + sudah tersedia di toko-toko buku terdekat. Judulnya adalah The power of habit buatan bang Charles Duhigg.

Manusia itu pada dasarnya adalah sebuah insan yang menjalani hidupnya dengan kebiasaan ( habit ). Banyak kegiatan rutin yang kita jalani akan membentuk kebiasaan kita. Misalnya kebiasaan gosok gigi sebelum tidur. Kalau belum gosok gigi kayaknya ga enak rasanya mulut dan susah tidur. Hal ini di karenakan kita tidak melakukan kebiasaan, Hal ini akan di anggap aneh oleh otak.

Buku ‘The power of habit’ ini, menceritakan tentang banyak kasus-kasus tentang kebiasaan orang. Seorang pasien bernama Eugune mengalami penyakit dimana, setiap 15 menit dia akan lupa. Lupa siapa dirinya, dimana dia berada, lupa kenapa dirinya disana dan banyak hal lainnya (mirip 50 first date lah). Setiap hari istrinya membawa Eugene untuk berjalan-jalan pagi keliling kompleknya.

Suatu hari Eugene pergi seorang diri berkeliling komplek, istri dan keluarganya panik mencari dirinya. Ajaibnya Eugene bisa kembali ke rumah dengan selamat dengan usahanya sendiri. Kebiasaan (habit) ternyata diluar bagian memori / ingatan. Bisa karena biasa itu ternyata ada benarnya. Kebiasaan membuat orang banyak melakukan aktivitas tanpa harus banyak berpikir.

Struktur kebiasaan itu ada 3:

  1. Trigger/cue
  2. Activity/routine
  3. Reward

slide119

Manusia bisa mengganti kebiasaannya dengan mengubah bagian kedua alias action. Trigger dan resultnya sama tapi, actionnya berbeda. Misalnya Anda ingin rajin berlari tiap pagi.

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang lama Nonton TV selama 1 jam

-Reward Senang

Gantilah actionnya dengan berlari keliling komplek. jadinya;

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang baru; berlari selama 1 jam (udah sama ganti baju dan iket sepatu)

-Reward Senang

Gampang kan?

Pada prakteknya untuk mengubah kebiasaan orang perlu waktu 30 hari untuk manusia disiplin melakukan hal ini. Mengubah kebiasaan itu memang penuh perjuangan sih. Setelah menjadi kebiasaan maka tubuh Anda kan secara alami ngidam ingin lari setiap pagi. Itu sih beberapa isi singkat dari buku ‘The power of habit’. Buku ini cocok banget buat orang-orang yang mau mengubah kebiasaan buruknya atau mau mengubah kebiasaan lamanya.

Advertisements

482. Beberapa hal yang Saya pelajari dari dunia Startup 2016!

bootstrap-alley-jakarta
Beberapa hal yang Saya pelajari dari dunia Startup 2016! Dunia Startup IT itu keras bro!

Tahun 2017 tinggal hitungan beberapa jam lagi. Di penghujung tahun 2016 ini, Saya akan membahas beberapa hal yang Saya pelajari di tahun 2016 mengenai startup. Industri startup teknologi memang sangat dinamis dan penuh dengan hal tak terduga. Berikut ini beberapa hal yang Saya pelajari di tahun 2016:

1. Startup pada jualan pulsa

Perusahaan-perusahaan teknologi berbondong-bondong menjual pulsa secara online. Mau itu Bukalapak, Lazada, JD, Tokopedia, Go-Jek hingga, Traveloka mulai menawarkan pulsa ke konsumen. Bukah hanya pulsa, mereka juga menjual paket data. Bahkan startup yang fungsi utamanya adalah fintech yang meng gratiskan transfer bank, menjual pulsa dan paket data juga. Pulsa dan paket data memang komoditas yang menggiurkan karena, banyak orang yang membutuhkan. Kudo sendiri sudah menjual pulsa sejak agustus 2014. Boomingnya jualan pulsa memang sudah kami antisipasi,hehehe.

2. Cicilan dimana-mana

Di tahun 2016 ini, banyak startup membuat program cicilan. Iyak, cicilan yang dibuat sendiri ataupun bekerja sama dengan bank atau pihak ke tiga. Dengan adanya sistem cicilan ini maka, pembeli akan semakin percaya (karena kalau cicilan lebih berkekuatan hukum + ada pihak penjamin) dan barang-barang akan semakin terjangkau terutama barang elektronik. Masalahnya di Indonesia, masyarakat Indonesia kurag terbiasa dengan sistem cicilan dan lebih percaya dengan uang tunai. Program cicilan dengan potongan harga pun mulai menjamur dimana-mana. BTW bukan cuman barang elektronik deh, jualan mobil bekaspun ada cicilan 0%nya.

3. Winter is coming~

Artinya adalah banyaknya startup yang tutup karena, tidak mendapatkan pendanaan seri-A karena, investor lebih selektif dalam menggelontorkan uang. Startup pun harus cermat-cermat dan irit dalam mengeluarkan uang. Kondisi ekonomi dunia yang sedang lesu ini berdampak pada kondisi startup Indonesia. Hal kedua yang menyebabkan banyak startup tutup adalah bakar duit untuk promo gila-gila’an agar mendapatkan konsumen. Banyak startup yang terpaksa membakar duit untuk bertahan hidup dan yang duitnya habis duluan mau gak mau harus tutup.

Hal ini terbukti dari, pengalaman Saya di TechInAsia 2015 di Jakarta yang lalu. Dimana banyak startup di kanan-kiri Saya yang membuka stand sekarang perusahaannya sudah tiada. Startup-startup yang dimana sangat percaya diri dan bersemangat di pameran tersebut banyak yang sudah menghilang. Ada yang karena, kehabisan uang, ribut dengan investor dan bahkan pegawainya banyak di hijack startup lain.

Saran Saya sih, jangan cuman menghabiskan uang untuk promosi doank. Lebih baik habiskan uangnya untuk menjaga tim ( terutama developer ) supaya lebih bahagia dan bisa maju bersama. Selamat tahun baru 2017!