491. Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Judul diatas adalah sebuah ungkapan yang cukup populer di kantor Saya. Ada empat hal yang di incar seorang pria modern yakni, harta, tahta, wanita dan DoTa. Ada juga yang berkata bahwa “DoTa adalah akar dari segala masalah”,ahahhaa. Walopun sudah terkenal Mobile Legend tapi, main DoTa tetap beda gitu sih rasanya. Lebih puas. Ungkapan ini ada benarnya juga sih, gak jarang orang emosi karena, bermain DoTa. Sampe diem-diem’an bahkan. DoTa sendiri sudah ada dari zaman Saya SMP alias tahun 2002’an kalau gak salah. Game online yang sudah berumur puluhan tahun ini memang ajaib dan bisa membius pemainnya sampai bertahun-tahun!

Salah satu keasyikan main Dota adalah ketika bermainnya bareng-bareng teman di lokasi fisik yang sama. Misalnya main Dota bareng 5 lawan 5 sehabis kerja di Jumat malam. Sampai-sampai balik dari kantor jam setengah satu,ahahha…Wah, itu asyik banget sih. Mainnya dari yang lucu-lucuan sampai serius mampus. Kalau Saya teliti secara UX DoTa sudah melakukan banyak perubahan baik itu dari UI, status hero, map dan berbagai hal lainnya.

DoTa menurut Saya adalah salah satu cara yang ampuh melepaskan stress sekaligus, nambahin stress,ahahha. Kalau kalah mulu orang bisa BT abis. lebih BT daripada liat mantan liburan ke pantai dengan lelaki lain.

“Klak-klik-klik-klik-klik”

“Tak-tak”

“klik-klik-klik-klik”

“U-u-u-ultra KILL!”

Itulah yang Saya sering dengar kalau bermain DoTa. Ribuan suara klik mouse dan keyboard bagaikan suara jangkrik di tengah hutan tropis. Sangat riuh terdengar dan setiap pemainnya benar-benar serius memainkannya. ngobrol dan becanda paling pas hero nya mati aja. Ada teman Saya yang menghabiskan puluhan ribu jam dalam memainkan DoTa ini. Benar-benar berdedikasi sekali orang ini.

Kayaknya hampir semua pegawai StartUp yang Saya temui kayaknya main DoTa deh,hehehe…Emang DoTa itu bagaikan candu sih. Kalau Saya sendiri, rada males main DoTa kalau gak bareng temen-temen ( misalnya lawan orang lain online yang gak tahu dimana dan bangsa apa itu orang). Jadi bermainlah DoTa sebelum Dota itu dilarang.

Advertisements

490. Beralih ke Medium?

Beralih ke Medium?
Tampilan Medium dot com

Medium dot com adalah media untuk menulis layaknya WordPress namun, lebih ke kinian. Ibarat Facebook dengan Snapchat lah,ahahaha~

Medium sendiri sudah ada dari 4 tahun yang lalu, Saya juga sudah memiliki akun nya  ( buat ngambil domain duluan,hehhe) tapi, Medium Saya gak ada isinya.

Medium punya UX design yang jauh lebih baik, lebih sederhana dan lebih aktif komunitasnya di bandingkan wordpress. Sudah banyak teman-teman Saya dari yang biasanya menulis di wordpress atau pun gak pernah menulis mulai mempublikasikan ide-ide dan gagasannya di Medium. Medium juga sepertinya sumber mencari ilmu sih dan promosi juga.

Perusahaan-perusahaan seperti Uber, Facebook, Traveloka, Salestock, Go-jek mulai menulis berbagai artikel tentang desain di Mediumnya. Tim Desain merekalah yang mengisi konten disana dan secara aktif membalas komen-komen serta pertanyaan yang ada. Nah, kembali ke topik utama tulisan ini;

Perlu gak sih Saya menulis di Medium dan meninggalkan WordPress ini?

Sampai saat ini sih Saya belum menemukan alasan yang kuat mengapa harus pindah ke Medium yah? Mengurus dua media menulis juga pastinya memakan waktu dan tenaga juga. Kalau kalian sendiri kira-kira mengapa mulai menulis di Medium?

489. Disrupted: Buku dokumenter StartUp Silicon Valley yang sulit untuk di percaya!

 

Disrupted: Buku dokumenter yang sulit untuk di percaya!
Ini dia nih cover bukunya

 

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman kerja Pak Dan Lyons yang sudah berumur 50an yang bekerja ditengah pemuda-pemudi yang umurnya setengah beliau.Sillicon Valley adalah kiblat teknologi dunia. Dimana banyak perusahaan IT besar dan tumbuh disana. Kebanyakan Startup di Sillicon valley itu, anak-anak muda yang baru lulus dari kuliahnya. Banyak orang yang menganggap bahwa, dunia startup adalah perpanjangan dari kuliah.

Efeknya di dunia startup turn overnya sangat tinggi dan gak baik untuk moral. Masalah utama dari Silicon Valley adalah mereka bisa menarik talenta dengan cepat namun, gak bisa mempertahankan talenta/pekerja.

Banyak pekerja yang gila bekerja hingga burn out. Saking sibuknya sang pegawai tidak bisa memiliki kehidupan, keluarga dan anak. Saking parahnya ada Startup yang lebih prefer memilih pegawai yang single dibandingkan yang sudah menikah.

“People are disposable but, they’re don’t realize bacuse, the perks are so good.”

Seharusnya yang membuat orang tetap bekerja dan loyal di perusahaan tersebut bukanlah “perks” kayak cuci baju gratis, tempat fitnes di kantor, makanan gratis, dan berbagai hal lainya. Melainkan  perusahaan seharusnya fokus kepada pengembangan diri dari setiap karyawannya.

“IBM’s phillosophy is contained in theree simple beliefs. I want to begin with the most important: Our respect for the individual”. — Thomas J. Watson Jr.(1963)

Organisasi yang sukses memiliki beberapa ciri yaitu; Kekeluargaan, transparan dan demokratis terhadap kebijakan, tidak formal dan yang terpenting adalah fokus kepada pengembangan diri pekerjanya.

488. Industri game di Indonesia di tahun 2012

Preview game Smart Ranch

Di tahun Naga air alias tahun 2012, Saya  adalah mahasiswa  tingkat akhir yang amat sangat berminat ke industri Game. Di tahun Naga Air itu, Industri game di Indonesia memang sedang maju-majunya. Banyak anak muda ingin sekali berkecimpung di Industri kreatif satu ini. Game sendiri merupakan industri yang seharusnya padat karya dan padat modal sama seperti industri film.

Dalam pembuatan game di butuhkan banyak orang dengan berbagai jenis posisi. Dari Penulis cerita, komposer musik, game desainer, 3D designer, Illustrator, programmer, QA tester dna masih banyak posisi lainnya. Kalau gak percaya coba aja deh cek bagian “CREDITS” di game GTA V. Bisa 10 menit sendiri baca nama-nama orangnya.

Yak, kembali di tahun 2012, Banyak sekali studio developer game yang bermunculan di Indonesia terutama di kota Bandung. Sebut saja nama-nama besar seperti Agate,  Garuda Games, Nightspade, Tinker Games, RGB, Ulin Games dan lain-lain. Kebanyakan studio game ini mengejar pangsa pasar game smartphone di Android dan iOS.  Sayapun pernah terjun ke bidang tersebut.

Dimana ada game yang dibuat karena, keinginan bersama dan ada game yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan lomba,hehehe. Dimana saat itu lomba-lomba IT memang banyak banget dan sedang gencar-gencarnya. Banyak perusahaan besarpun mengadakan lomba di bidang IT lomba-lomba seperti IWIIC oleh Indosat, INDIGO oleh Telkom, ada lomba dari Samsung, Intel, Microsoft, BlackBerry, Nokia,  dan lain-lain. Tak hanya perusahaan besar, pemerintahpun banyak menggelontorkan dana untuk membangun industri kreatif. Ada lomba INAICTA oleh menkominfo,  Inacracft, Apicta, dll.

Di tahun 2012, Semua orang melihat industri game adalah industri yang penuh dengan potensi. Dari banyak nya lomba itu saja hadiahnya bisa untuk membiayai operasional studio game. Teringat di benak Saya dimana, kalau ngumpul game developer Bandung itu pasti suasanannya penuh bisa sampai 50 orang. 50 Orang itu ada yang tergabung di studio game ada juga yang perorangan mau bikin game sendiri.

Banyaknya studio yang berdiri pastinya menjadikan persaingan di dunia game developer Indonesia semakin ketat. Ketatnya persaingan akan menghasilkan kualitas produk yang bagus sehingga, standar game Indonesia akan meningkat. Di tahun 2012, Sayapun berpikiran bahwa, industri game Indonesia pasti maju pesat.

Waktu terus berjalan, satu-persatu studio game menghilang dari peredaran. Lomba-lombapun tidak seramai dahulu. Keadaan menjadi sulit bagi para pelaku industri game.

Tulisan ini Saya merupakan pengalaman Saya saat berkecimpung di industri game dan Saya dedikasikan kepada kawan-kawan game developer di Indonesia.

487. UX design: 3 Alasan utama pengguna ‘share’ konten

Di suatu siang yang terik, Saya berada di Hotel Kuningan dan mendengarkan presentasi dari perwakilan Facebook. Facebook yang sudah canggih ini ternyata menemukan 3 alasan utama orang membagikan konten ke Facebook. Hal ini juga bisa di tiru aplikasi Anda. Yang perlu dilakukan adalah mendorong 3 alasan ini di dalam aplikasi.

  1. Pengguna ‘share’ karena ingin mengekspresikan diri:
    Seperti postingan Saya sebelumnya; bagaimanapun manusia ingin diakui eksistensinya. Cara terbaik untuk diakui adalah mengekspresikan diri. Contohnya”Gue tuh gini loh! suka main gitar, suka musik Emo, dan suka koding. Pendukung pasangan no.88″. Baik itu tentang hal yang pengguna sukai atau tidak. Baik itu konten yang membuat senang, prihatin atau benci, akan mereka bagikan untuk mengekspresikan respon diri mereka terhadap konten tersebut.
  2. Pengguna ‘share’ karena ingin menjaga hubungan:
    Rasa nostalgia adalah hal yang dimanfaatkan Facebook agar pengguna kembali ke facebook dan membagikan kenangan tersebut ke teman-temannya. Adanya foto-foto kenangan menjadi alasan pengguna untuk menghubungi teman lamanya kembali. kalau ga ada foto bingung juga mau ngomongin apa?hehehe,Menjaga hubungan ini bisa juga dengan cara sesederhana chatting antar teman.
  3. Pengguna ‘share’ karena ingin membantu orang lain:
    Membantu orang lain memberikan kepuasan tersendiri bagi pengguna. Bisa berguna bagi ornag lain adalah salah satu tingkat tertinggi dimana manusia di akui eksistensinya. Banyak pengguna facebook membagikan berita, barang dagangan di toko online, video, dan berbagai hal lainnya karena ingin membantu orang lain.

    Misalnya si A lagi bingung beli rumah. Si A memberi tahu si B. Kebetulan saat si B lagi main internet dia melihat ada rumah mura di bekasi. Di B pun terdorong untuk membagikan konten tersebut ke sosial media yang ditujukan kepada si A. Beda halnya apabila si B mencari rumah untuk dirinya sendiri maka, dia tidak akan membagikannya ke sosial media.

Nah, itulah 3 alasan utama kenapa pengguna membagikan konten ke aplikasi Anda. Apabila ke tiga hal ini di manfaat kan secara benar maka hasil yang didapat adalah pengguna yang aktif untuk produk Anda. Selamat mencoba!

486. Hubungan antara gaji dan motivasi bekerja!

Di suatu malam yang mendung karena, habis hujan Saya mempelajar satu hal yakni judul hubungan gaji dan motivasi bekerja. Seberapa besar sih uang memotivasi manusia dalam menjalankan tugas? Dikarenakan keadaan yang hujan, becyek dan ga ada ojyek Sayapun memesan aplikasi karya anak bangsa. Bang Gojyek (BG) pun datang menjemput.

Selama perjalanan Bang Gojyek a.k.a BG  curcol coy.

BG bercerita betapa bahagianya dia dikala agustus hingga desember 2015. Dimana BG kebanjiran pesanan dari nganter orang, paket dan anter makanan. Dia bahagia karena, hidupnya yang selama ini mangkal dan banyak menganggur kini menjadi lebih produktif. Kalau dulu mangkal paling dapat 100 ribu/hari. Itupun udah kondisi yang amat bagus namun, di masa agustus 2015 BG bisa mendapat 400ribu per hari dan melayani lebih dari 20 order!

400 ribu/hari x 30 hari kerja(non-stop si BG) = 12 JUTA’an bersih udah di potong pajak.

Masa-masa romantis 12 juta perbulan bisa terjadi karena, BG belum memiliki banyak saingan driver dari perusahaannya sendiri dan perusahaan lain.BG rela bekerja 30 hari non-stop dan membeli sekotak jamu tolak angin demi membahagiakan anak-istri , anak-anak dan orang tuanya. Di masa-masa romantis itu komisi BG per KM adalah Rp 3.500,-.

Layaknya pacaran, masa-masa romantis BG dan pekerjaannya semakin hari semakin membuat BG kesal. Komisi per KM perlahan tapi, pasti berkurang Rp 500/km. Hingga November 2016 komisi BG per KM adalah Rp 2.500,- . BGpun mengeluh bahwa, jumlah permintaan tak sesuai dengan jumlah penawaran. Terlalu banyak driver yang berada di jalanan sedangkan, jumlah penumpang tidak bertambah secara signifikan. 1 penumpang bisa punya 3 layanan ojek online di HPnya. Demo yang sempat menghebohkan kota Jakarta pun bukannya membawa perubahan yang lebih baik malahan, membuat BG makin sulit. Bonus yang dulunya bisa di dapat dengan melayani 14 poin, setelah demo malah menjadi 18 poin untuk mendapatkan bonus.

18 poin artinya harus melayani 18 orang yang di antar atau melayani 9 pesanan makanan(karena makanan poinnya 2). Kombinasi semua keadaan diatas membuat BG tidak semangat lagi bekerja. Di masa-masa romantis (agustus-november 2015) dimana dia bisa mendapatkan 12 juta sebulan asalkan rajin membuat BG semangat narik dari pagi hingga malam. November 2016,Semangat itupun kian lama kian redup.

Kalau dilihat dari cerita BG diatas Saya mempelajari. Hal terutama yang mempengaruhi motivasi kita dalam bekerja adalah Mengapa kita bekerja alias untuk apa sih kita bekerja?  Semakin besar alasan mengapa kita bekerja maka, semakin besar motivasi dan semangat kita dalam bekerja.

Di cerita diatas BG bekerja untuk membahagiakan anak, istri dan orang tuanya. Disaat penghasilan perbulannya turun maka, BG menjadi takut akan nasib anak,istri dan orang tuanya yang BG nafkahi. Hal itulah yang membuat semangatnya padam. Keluarga adalah alasan utama BG narik bukan demi, uang/gaji.

Menurut pengalaman Saya orang yang bekerja dengan motivasi membantu orang lain, membahagiakan keluarga, dan menjadikan keadaan lebih baik akan lebih gigih berjuang. Dibandingkan orang yang bekerja hanya untuk mendapatkan uang.

Semoga nasib BG dan teman-temannya bisa menjadi lebih baik. Amin.

485. The power of habit review!

mj-618_348_the-power-of-habit-why-we-do-what-we-do-in-life-and-business-charles-duhigg-self-help-books-that-dont-suck
Pernah liat covernya ga? ini buku udah tenar banget dan mainstream,hehehe

Demi mendukung program Arnold Rajin membaca 2017, Maka Saya membaca salah satu buku yang Mainstream dan sudah terkenal + sudah tersedia di toko-toko buku terdekat. Judulnya adalah The power of habit buatan bang Charles Duhigg.

Manusia itu pada dasarnya adalah sebuah insan yang menjalani hidupnya dengan kebiasaan ( habit ). Banyak kegiatan rutin yang kita jalani akan membentuk kebiasaan kita. Misalnya kebiasaan gosok gigi sebelum tidur. Kalau belum gosok gigi kayaknya ga enak rasanya mulut dan susah tidur. Hal ini di karenakan kita tidak melakukan kebiasaan, Hal ini akan di anggap aneh oleh otak.

Buku ‘The power of habit’ ini, menceritakan tentang banyak kasus-kasus tentang kebiasaan orang. Seorang pasien bernama Eugune mengalami penyakit dimana, setiap 15 menit dia akan lupa. Lupa siapa dirinya, dimana dia berada, lupa kenapa dirinya disana dan banyak hal lainnya (mirip 50 first date lah). Setiap hari istrinya membawa Eugene untuk berjalan-jalan pagi keliling kompleknya.

Suatu hari Eugene pergi seorang diri berkeliling komplek, istri dan keluarganya panik mencari dirinya. Ajaibnya Eugene bisa kembali ke rumah dengan selamat dengan usahanya sendiri. Kebiasaan (habit) ternyata diluar bagian memori / ingatan. Bisa karena biasa itu ternyata ada benarnya. Kebiasaan membuat orang banyak melakukan aktivitas tanpa harus banyak berpikir.

Struktur kebiasaan itu ada 3:

  1. Trigger/cue
  2. Activity/routine
  3. Reward

slide119

Manusia bisa mengganti kebiasaannya dengan mengubah bagian kedua alias action. Trigger dan resultnya sama tapi, actionnya berbeda. Misalnya Anda ingin rajin berlari tiap pagi.

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang lama Nonton TV selama 1 jam

-Reward Senang

Gantilah actionnya dengan berlari keliling komplek. jadinya;

-Triggernya adalah bangun tidur terus merenggangkan badan.

-Action yang baru; berlari selama 1 jam (udah sama ganti baju dan iket sepatu)

-Reward Senang

Gampang kan?

Pada prakteknya untuk mengubah kebiasaan orang perlu waktu 30 hari untuk manusia disiplin melakukan hal ini. Mengubah kebiasaan itu memang penuh perjuangan sih. Setelah menjadi kebiasaan maka tubuh Anda kan secara alami ngidam ingin lari setiap pagi. Itu sih beberapa isi singkat dari buku ‘The power of habit’. Buku ini cocok banget buat orang-orang yang mau mengubah kebiasaan buruknya atau mau mengubah kebiasaan lamanya.