496. e-KTP dan mitos-mitosnya

Sebagai desainer yang baru punya e-KTP, Saya dapet info bahwa e-KTP ini berlaku seumur hidup. SEUMUR HIDUP. Padahal kartunya itu kan di cetak yah ato print. Sepengalan Saya sih segala hal yang di cetak berwarna itu pasti ada umurnya. Kena matahari jadi ilang warnannya. Kena gesek di dompet jadi lecet dan ga kliatan lagi deh wajah dan namanya siapa? (kecuali e KTP pake Gorrilla Glass,hehehe)

Ada yang bilang; “e-KTP jangan di foto kopi nanti, chipnya rusak.”

“e-KTP ga perlu di perbaharui ato di ganti baru tiap 5 tahun sekali.”

Mungkin ada baiknya setiap warga yang dapet e-KTP di kasih kertas manual ato petunjuknya. Manualnya ga usah se hebih kartu kredit  tapi, yang sederhana aja. Isinya kaya;

  1. Apa sih kegunaan e-KTP ini?
  2. Apa yang boleh dan ga boleh di lakukan sama e-KTP?
  3. kalau e-KTP ilang ato lecet sampe ga jelas itu KTP ato kartu remi, apa yang harus di lakukan?

Saya jadi ingat pernah lihat ibu-ibu yang naik transjakarta dan saat mau bayar, dia mengeluarkan kartu flazz yang masih di dalam bungkus karton dan ada plastiknya. Walaupun sudah lecek-lecek bungkusnya tapi, tetap di gunakan. wew~

Advertisements

493. Band K-pop kece namun, kurang terkenal!

Beberapa minggu kebelakang ini Saya lagi senang-senangnya mendengarkan lagu Korea. Bukan Super Junior,Big Bang ,SNSD,PSY ato OST serial korea yah. Ada band korea selatan yang beraliran Jazz, Funk, Techno dan RnB bernama Clazziquai Project. Clazziquai Project sendiri merupakan band yang terdiri dari 3 orang saja namun, menghasilkan musik yang keren banget dan sangat memberi energi sejak tahun 2003.

Clazziquai Project cocok buat yang senang lagu-lagu seperti Maliq & D’Essential dan Jamiraquai. Hampir semua album Clazziquai Project memliki cover dan tema mengenai babi berwarna pink. Saya sendiri gak tau apa hubungannya babi dengan musik jazz techno ini? Saya taunya hubungan babi dengan nasi hainam,hehehe…

489. Disrupted: Buku dokumenter StartUp Silicon Valley yang sulit untuk di percaya!

 

Disrupted: Buku dokumenter yang sulit untuk di percaya!
Ini dia nih cover bukunya

 

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman kerja Pak Dan Lyons yang sudah berumur 50an yang bekerja ditengah pemuda-pemudi yang umurnya setengah beliau.Sillicon Valley adalah kiblat teknologi dunia. Dimana banyak perusahaan IT besar dan tumbuh disana. Kebanyakan Startup di Sillicon valley itu, anak-anak muda yang baru lulus dari kuliahnya. Banyak orang yang menganggap bahwa, dunia startup adalah perpanjangan dari kuliah.

Efeknya di dunia startup turn overnya sangat tinggi dan gak baik untuk moral. Masalah utama dari Silicon Valley adalah mereka bisa menarik talenta dengan cepat namun, gak bisa mempertahankan talenta/pekerja.

Banyak pekerja yang gila bekerja hingga burn out. Saking sibuknya sang pegawai tidak bisa memiliki kehidupan, keluarga dan anak. Saking parahnya ada Startup yang lebih prefer memilih pegawai yang single dibandingkan yang sudah menikah.

“People are disposable but, they’re don’t realize bacuse, the perks are so good.”

Seharusnya yang membuat orang tetap bekerja dan loyal di perusahaan tersebut bukanlah “perks” kayak cuci baju gratis, tempat fitnes di kantor, makanan gratis, dan berbagai hal lainya. Melainkan  perusahaan seharusnya fokus kepada pengembangan diri dari setiap karyawannya.

“IBM’s phillosophy is contained in theree simple beliefs. I want to begin with the most important: Our respect for the individual”. — Thomas J. Watson Jr.(1963)

Organisasi yang sukses memiliki beberapa ciri yaitu; Kekeluargaan, transparan dan demokratis terhadap kebijakan, tidak formal dan yang terpenting adalah fokus kepada pengembangan diri pekerjanya.

483. ONWARD review:Buku yang cocok untuk mengawali 2017!

howardrwanda
Howard Schultz di Rwanda berpidato di depan para petani kopi Rwanda. Dia sedang bersosialisasi tentang “Fair Trade” Dimana Kopi harus dibeli dengan harga yang adil. Starbucks juga menyumbangkan 1 sapi yang menghasilkan Susu untuk tiap kepala keluarga petani.

“Onward” adalah mantra yang digunakan oleh Howard Schultz sang boss Starbucks yang berarti maju terus! Dalam buku Onward ini Howard menceritakan perjuangannya dalam menyelamatkan Starbucks dari kurun waktu 2006-2011. Howard merupakan CEO yang sudah meninggalkan Starbucks lalu menjadi komisaris. Di tahun 2007 Starbucks mengalami kemunduran dan krisis. Dimana kopi Starbucks kualitasnya menurun(bahkan menurut polingkalah dengan kualitas kopi McD alias McCafe), sistem pelayanannya lambat, Banyak cabang tidak produktif,dll.

Hal ini sudah di deteksi Howard dari tahun 2006 hingga akhirnya, tahun 2008 Howard kembali menjadi CEO. Layaknya Steve Jobs dan Michael Dell yang kembali memimpin begitu pula Howard. Hal ini dilakukan karena, Cinta dan passion nya terhadap kopi di Starbucks. Tujuan Howard hanya satu yaitu menjadikan Starbucks kafe kopi nomer satu di dunia yang dikenal dengan kualitas kopinya.

Perjuangan Howard selama menjadi CEO, di tumpahkan dalam buku dengan 400 halaman lebih ini. Hal yang saya pelajari dari buku ini adalah betapa sukses dan kegagalan adalah akumulasi dari pilihan-pilihan yang kita buat. Bukan karena, satu kesalahan kita menjadi gagal atau sukses. Pada tahun 2008-2010 Howard sudah melakukan banyak inovasi di Starbucks dan inovasi itu diraih dengan kerja keras.

Sudah capek-capek bikin inovasi 1 yang bermutu tinggi tapi, penjualan Starbucks tidak berubah sama sekali. Inovasi 2 diluncurkan penjualan masih menurun. Semua itu berulang hingga inovasi ke 5 dimana Starbucks baru bisa untung dalam jumlah sedikit.

Bikin 5 inovasi baru bisa untung dikit, gimana coba perasaan pak Howard di depan direksi dan bawahannya?

Semangat Howard untuk terus maju dan memperbaiki kualitas Starbucks lah yang membuat Starbucks bisa sebesar saat ini dengan 50.000 kedai kopi di seluruh dunia.

Hal yang saya kagum dari pak Howard adalah betapa dia mencintai kopi dan sangat amat perfeksionis dengan rasa kopi yang di sajikan di Starbucks. Semua proses dari penanaman, pengolahan, pemanggangan biji kopi, kerja sama dengan partner hingga penyajian di kafe di perhatikannya. Salah satu produk fenomenalnya adalah Pike Place Roast dimana semua kopi di Starbucks memiliki kualitas dan spesifikasi yang sama. Bayangkan bikin kopi untuk seluruh dunia dan kafe Starbucks dengan kualitas dan rasa yang sama yang notabene disajikan setiap hari.

Buku ini adalah buku mengenai perjuangan cinta. Dalam hal ini cinta Howard Schultz terhadap kopi dan Starbucks.

836b3f552a230c2f571d38353336daf9
Qoutes yang kece

479. FSociety!

mrrobot_s2_cast_carly-chaikin
Darlene salah satu karakter penting di Mr.Robot yang notabene adalah Angelina Jolie KW,hehehe. Darlene adalah pemimpin Fsociety.

Beberapa hari kebelakang ini, Saya rajin sekali menonton serial Amerika melalui layanan streaming yang bernama iflix.
Iya, iflix bukan Netflix.

Serial yang Saya tonton adalah serial buatan USANetwork yang warna dan poster-posternya mirip dengan gaya Netflix. Serial ini berjudul Mr.Robot.

Mr.Robot merupakan sebuah serial yang gelap dan kelam mengenai peperangan antara hacker dan perusahaan besar. Perusahaan besar di serial ini bernama Ecorp alias Evil Corp. Dalam dunia Mr.Robot ini merupakan dunia nyata yang di dalamnya ditambahkan perusahaan Ecorp ini. Semua lokasi, presiden dan bahkan perusahaan IT+produk-produknya ada di dunia nyata.
Mr.Robot merupakan serial yang cocok di tonton oleh orang yang suka IT dan terutama suka dengan film “Fight Club”. Iya, film fight club yang dibintangi Edward Norton dan Brad Pitt. Bahkan, OST Fight Club yang “Where is my mind” di mainkan juga di dalam serial ini. Bagi yang penasaran silahkan nonton aja episode awal Mr.Robot.

mr-robot-cast
Para pemeran Mr.Robot

Harus Saya akui, episode perdana Mr.Robot itu benar-benar bagus. Menegangkan, penuh intrik tapi, bisa dibawakan dalam waktu satu jam. Ibarat kata Click bait nya untuk menonton serial ini sampai habis. Seperti Breaking Bad yang suka memberikan petunjuk di awal acara hal, ini pun dilakukan Mr.Robot dalam mengemas episode-episodenya. Makanya serial ini ramai di perbincangkan karena, banyak pentunjuk-petunjuk yang di ulang-ulang dan sering kita lewatkan tau-tau itu petunjuk episode selanjutnya.

Selamat menonton~

P.S: OSTnya keren2 loh serial ini…

478.Berikan karyawanmu kebebasan!

work-rules-laszlo-bock-book-cover-over-bookshelf-feature_1290x688_kl
Ini dia nih tampilan buku Work Rules!

Masih dalam tema rajin membaca, beberapa hari lalu Saya membaca buku yang berjudul Work Rules! Work Rules! adalah sebuah buku karangan Lazslo Bock sang kepala HRD dari Google. Bang Lazslo di dalam bukunya menceritakan bahwa, banyak hal yang unik dan menarik dari Google itu ternyata adalah inisiatif dari karyawan.

Banyak orang tertarik ingin bekerja ke Google karena, ada kafe yang makanannya sehat-sehat+gratis. Setahun sekali ada acara dimana keluarga karyawan (orang tua/ istri) di ajak tur keliling Google, ada Techtalk alias Talk@Google dimana isinya pembicara-pembicara tenar dari Presiden Obama, Seth Godin hingga, Lady Gaga. Di Google juga ada kelas seni keramik, kelas pemrograman, kelas olah raga macem-macem dari klub lari, yoga, tinju, freeletics, bela diri, dsb. Ada juga fasilitas laundry, potong rambut,  dan berbagai macam hal asyik lainnya itu memiliki satu kesamaan.  Kesemua hal yang Saya jabarkan diatas ini adalah semuanya usulan karyawan Google.

Yak,Semuanya inisiatif dan bahkan ada yang di urus oleh karyawan Google.

Kalau banyak program kayak gitu pastinya Google banyak keluarin duit donk buat karyawannya?

Jawabannya adalah Google hanya mengeluarkan duit sedikiiiiiiiit banget.Kebanyakan dari program tersebut GRATIS atau Google gak perlu keluar duit sama sekali.

Google biasanya hanya menyediakan tempat dan tentunya waktu untuk acara + waktu untuk para karyawan mempersiapkan acara tersebut. Contohnya untuk potong rambut yang Google perlu siapkan hanyalah lahan parkir untuk truk tukang potong rambut parkir. Karena sudah tau jadwal potong rambut tiap hari apa aja, maka Karyawan Google otomatis datang ke truk dan potong rambut dan setelah potong karyawanpun bayar+balik bekerja dengan hati yang gembira.

Yak, karyawannya sendiri yang bayar potong rambut.

Begitu juga dengan laundry. Sering sekali para penyedia jasa yang rutin hadir ke Google memberikan potongan harga khusus karyawan Google. Lo bayangin aja di kantor Google ada ribuan karyawan, sehari ada kali 50 orang potong rambut. Program-program di atas bukan hanya, membuat karyawan bahagia dan bangga bekerja di Google namun juga menunjang produktivitas.

Selain kebebasan melakukan acara, kelas, dan berbagai hal diatas. Dalam bekerjapun karyawan Google banyak diberi kebebasan. Semua atasan di Google tidak memiliki hak untuk mencabut, memindahkan, memecat dan menaikan pangkat bawahannya. Semuanya itu dinilai dari keberhasilan projek dan OKR. Kebebasan dalam bekerja inilah yang membuat Google semakin besar namun, semakin banyak inovasi yang di lakukan.

25-highest-paying-companies-for-software-engineers3
Rata-rata Gaji karyawan Google bukanlah yang tertinggi. menurut Glass door.

Bang Laszlo sebagai kepala HR sadar bahwa, gaji di Google bukanlah yang tertinggi di Amerika bahkan, di bidang IT pun bukan nomer 1. Kebebasan karyawan di Google inilah yang membuat banyak orang betah bekerja di Google. Semoga kebebasan karyawan dalam bekerja dan bersenang-senang ini bisa menginspirasi perusahaan-perusahaan di Indonesia.

477.Google Pixel: Ketika Google sudah gerah dengan para produsen Android

pixel-announcement-840x469
Ini dia penampakan Google Pixel. Dari depan mirip banget sama iPhone 6.

Smartphone Nexus buatan Google merupakan produk teknologi yang fenomenal. Nexus merupakan ajang Google menunjukan kemampuan Android yang sebenarnya alias PURE Android. Pada projek Nexus Google ingin menunjukan bahwa, Android itu cepat, responsif, canggih dan smartphone bagus gak perlu harganya mahal. Dalam pengerjaan Nexus Google mengerjakan softwarenya sedakan, hardwarenya sendiri bekerja sama dengan produsen smartphone seperti Samsung, HTC, LG dan Motorola.

Nexus merupakan smartphone yang memiliki pangsa pasar dan fans nya sendiri. Beberapa smartphone Nexus sendiri memiliki software yang bagus namun, banyak kekurangan di hardwarenya terutama; kamera dan batere. Setiap produk Nexus pun berbeda-beda dan tidak ada kesamaan desain yang menunjukan ini produk Google.

Pada tahun 2016, terbitlah smartphone Pixel. Dimana apa yang dilakukan oleh Google saat ini adalah hal yang sudah di lakukan Apple. Google merekrut jagoan-jagoan dari Motorola untuk membangun smartphone Pixel. Pada Pixel Google benar-benar memegang hardware dan softwarenya untuk menghasilkan user experience yang tinggi.

nexus-6p-vs-nexus-5x-vs-google-pixel-and-pixel-xl-cam-ah
Perbandingan Nexus dan Pixel. Dari depan sih mirip2 aja yah. Nexus adalah ajang dimana Google menunjukan ke dunia apa yang bisa di lakukan oleh OS Android. Kalau Pixel? bingung gw,hehehe

Pixel bukanlah Nexus. Pixel adalah smartphone uang sekelas Apple 7plus dan Samsung S7 baik secara hardware dan harga. Harga Google Pixel di Indonesia sendiri(Des 2016) berkisar diatas 12 juta’an.  Berbeda dengan produk Nexus yang kebanyakan “Best Value” alias dengan harga 4 juta sudah bisa mendapatkan smartphone High-end atau flagship. Ketiadaan Nexus ini ternyata disambut baik oleh produsen seperti OnePlus, ZTE dan Lenovo yang ingin merebut pengguna Nexus.

Hal yang masih membuat Saya bertanya-tanya adalah kalau Google sudah bikin smartphone sendiri, pabrikan lain gimana donk? Para produsen yang pakai OS Android mau tak mau harus, bersaing dengan Google Pixel di ranah High-End.

Apakah para produsen akan meninggalkan Android?

atau mungkin bikin OS smartphone baru?

Semua ini masih menjadi misteri…