KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life


Leave a comment

483. ONWARD review:Buku yang cocok untuk mengawali 2017!

howardrwanda

Howard Schultz di Rwanda berpidato di depan para petani kopi Rwanda. Dia sedang bersosialisasi tentang “Fair Trade” Dimana Kopi harus dibeli dengan harga yang adil. Starbucks juga menyumbangkan 1 sapi yang menghasilkan Susu untuk tiap kepala keluarga petani.

“Onward” adalah mantra yang digunakan oleh Howard Schultz sang boss Starbucks yang berarti maju terus! Dalam buku Onward ini Howard menceritakan perjuangannya dalam menyelamatkan Starbucks dari kurun waktu 2006-2011. Howard merupakan CEO yang sudah meninggalkan Starbucks lalu menjadi komisaris. Di tahun 2007 Starbucks mengalami kemunduran dan krisis. Dimana kopi Starbucks kualitasnya menurun(bahkan menurut polingkalah dengan kualitas kopi McD alias McCafe), sistem pelayanannya lambat, Banyak cabang tidak produktif,dll.

Hal ini sudah di deteksi Howard dari tahun 2006 hingga akhirnya, tahun 2008 Howard kembali menjadi CEO. Layaknya Steve Jobs dan Michael Dell yang kembali memimpin begitu pula Howard. Hal ini dilakukan karena, Cinta dan passion nya terhadap kopi di Starbucks. Tujuan Howard hanya satu yaitu menjadikan Starbucks kafe kopi nomer satu di dunia yang dikenal dengan kualitas kopinya.

Perjuangan Howard selama menjadi CEO, di tumpahkan dalam buku dengan 400 halaman lebih ini. Hal yang saya pelajari dari buku ini adalah betapa sukses dan kegagalan adalah akumulasi dari pilihan-pilihan yang kita buat. Bukan karena, satu kesalahan kita menjadi gagal atau sukses. Pada tahun 2008-2010 Howard sudah melakukan banyak inovasi di Starbucks dan inovasi itu diraih dengan kerja keras.

Sudah capek-capek bikin inovasi 1 yang bermutu tinggi tapi, penjualan Starbucks tidak berubah sama sekali. Inovasi 2 diluncurkan penjualan masih menurun. Semua itu berulang hingga inovasi ke 5 dimana Starbucks baru bisa untung dalam jumlah sedikit.

Bikin 5 inovasi baru bisa untung dikit, gimana coba perasaan pak Howard di depan direksi dan bawahannya?

Semangat Howard untuk terus maju dan memperbaiki kualitas Starbucks lah yang membuat Starbucks bisa sebesar saat ini dengan 50.000 kedai kopi di seluruh dunia.

Hal yang saya kagum dari pak Howard adalah betapa dia mencintai kopi dan sangat amat perfeksionis dengan rasa kopi yang di sajikan di Starbucks. Semua proses dari penanaman, pengolahan, pemanggangan biji kopi, kerja sama dengan partner hingga penyajian di kafe di perhatikannya. Salah satu produk fenomenalnya adalah Pike Place Roast dimana semua kopi di Starbucks memiliki kualitas dan spesifikasi yang sama. Bayangkan bikin kopi untuk seluruh dunia dan kafe Starbucks dengan kualitas dan rasa yang sama yang notabene disajikan setiap hari.

Buku ini adalah buku mengenai perjuangan cinta. Dalam hal ini cinta Howard Schultz terhadap kopi dan Starbucks.

836b3f552a230c2f571d38353336daf9

Qoutes yang kece


Leave a comment

479. FSociety!

mrrobot_s2_cast_carly-chaikin

Darlene salah satu karakter penting di Mr.Robot yang notabene adalah Angelina Jolie KW,hehehe. Darlene adalah pemimpin Fsociety.

Beberapa hari kebelakang ini, Saya rajin sekali menonton serial Amerika melalui layanan streaming yang bernama iflix.
Iya, iflix bukan Netflix.

Serial yang Saya tonton adalah serial buatan USANetwork yang warna dan poster-posternya mirip dengan gaya Netflix. Serial ini berjudul Mr.Robot.

Mr.Robot merupakan sebuah serial yang gelap dan kelam mengenai peperangan antara hacker dan perusahaan besar. Perusahaan besar di serial ini bernama Ecorp alias Evil Corp. Dalam dunia Mr.Robot ini merupakan dunia nyata yang di dalamnya ditambahkan perusahaan Ecorp ini. Semua lokasi, presiden dan bahkan perusahaan IT+produk-produknya ada di dunia nyata.
Mr.Robot merupakan serial yang cocok di tonton oleh orang yang suka IT dan terutama suka dengan film “Fight Club”. Iya, film fight club yang dibintangi Edward Norton dan Brad Pitt. Bahkan, OST Fight Club yang “Where is my mind” di mainkan juga di dalam serial ini. Bagi yang penasaran silahkan nonton aja episode awal Mr.Robot.

mr-robot-cast

Para pemeran Mr.Robot

Harus Saya akui, episode perdana Mr.Robot itu benar-benar bagus. Menegangkan, penuh intrik tapi, bisa dibawakan dalam waktu satu jam. Ibarat kata Click bait nya untuk menonton serial ini sampai habis. Seperti Breaking Bad yang suka memberikan petunjuk di awal acara hal, ini pun dilakukan Mr.Robot dalam mengemas episode-episodenya. Makanya serial ini ramai di perbincangkan karena, banyak pentunjuk-petunjuk yang di ulang-ulang dan sering kita lewatkan tau-tau itu petunjuk episode selanjutnya.

Selamat menonton~

P.S: OSTnya keren2 loh serial ini…


Leave a comment

478.Berikan karyawanmu kebebasan!

work-rules-laszlo-bock-book-cover-over-bookshelf-feature_1290x688_kl

Ini dia nih tampilan buku Work Rules!

Masih dalam tema rajin membaca, beberapa hari lalu Saya membaca buku yang berjudul Work Rules! Work Rules! adalah sebuah buku karangan Lazslo Bock sang kepala HRD dari Google. Bang Lazslo di dalam bukunya menceritakan bahwa, banyak hal yang unik dan menarik dari Google itu ternyata adalah inisiatif dari karyawan.

Banyak orang tertarik ingin bekerja ke Google karena, ada kafe yang makanannya sehat-sehat+gratis. Setahun sekali ada acara dimana keluarga karyawan (orang tua/ istri) di ajak tur keliling Google, ada Techtalk alias Talk@Google dimana isinya pembicara-pembicara tenar dari Presiden Obama, Seth Godin hingga, Lady Gaga. Di Google juga ada kelas seni keramik, kelas pemrograman, kelas olah raga macem-macem dari klub lari, yoga, tinju, freeletics, bela diri, dsb. Ada juga fasilitas laundry, potong rambut,  dan berbagai macam hal asyik lainnya itu memiliki satu kesamaan.  Kesemua hal yang Saya jabarkan diatas ini adalah semuanya usulan karyawan Google.

Yak,Semuanya inisiatif dan bahkan ada yang di urus oleh karyawan Google.

Kalau banyak program kayak gitu pastinya Google banyak keluarin duit donk buat karyawannya?

Jawabannya adalah Google hanya mengeluarkan duit sedikiiiiiiiit banget.Kebanyakan dari program tersebut GRATIS atau Google gak perlu keluar duit sama sekali.

Google biasanya hanya menyediakan tempat dan tentunya waktu untuk acara + waktu untuk para karyawan mempersiapkan acara tersebut. Contohnya untuk potong rambut yang Google perlu siapkan hanyalah lahan parkir untuk truk tukang potong rambut parkir. Karena sudah tau jadwal potong rambut tiap hari apa aja, maka Karyawan Google otomatis datang ke truk dan potong rambut dan setelah potong karyawanpun bayar+balik bekerja dengan hati yang gembira.

Yak, karyawannya sendiri yang bayar potong rambut.

Begitu juga dengan laundry. Sering sekali para penyedia jasa yang rutin hadir ke Google memberikan potongan harga khusus karyawan Google. Lo bayangin aja di kantor Google ada ribuan karyawan, sehari ada kali 50 orang potong rambut. Program-program di atas bukan hanya, membuat karyawan bahagia dan bangga bekerja di Google namun juga menunjang produktivitas.

Selain kebebasan melakukan acara, kelas, dan berbagai hal diatas. Dalam bekerjapun karyawan Google banyak diberi kebebasan. Semua atasan di Google tidak memiliki hak untuk mencabut, memindahkan, memecat dan menaikan pangkat bawahannya. Semuanya itu dinilai dari keberhasilan projek dan OKR. Kebebasan dalam bekerja inilah yang membuat Google semakin besar namun, semakin banyak inovasi yang di lakukan.

25-highest-paying-companies-for-software-engineers3

Rata-rata Gaji karyawan Google bukanlah yang tertinggi. menurut Glass door.

Bang Laszlo sebagai kepala HR sadar bahwa, gaji di Google bukanlah yang tertinggi di Amerika bahkan, di bidang IT pun bukan nomer 1. Kebebasan karyawan di Google inilah yang membuat banyak orang betah bekerja di Google. Semoga kebebasan karyawan dalam bekerja dan bersenang-senang ini bisa menginspirasi perusahaan-perusahaan di Indonesia.


Leave a comment

477.Google Pixel: Ketika Google sudah gerah dengan para produsen Android

pixel-announcement-840x469

Ini dia penampakan Google Pixel. Dari depan mirip banget sama iPhone 6.

Smartphone Nexus buatan Google merupakan produk teknologi yang fenomenal. Nexus merupakan ajang Google menunjukan kemampuan Android yang sebenarnya alias PURE Android. Pada projek Nexus Google ingin menunjukan bahwa, Android itu cepat, responsif, canggih dan smartphone bagus gak perlu harganya mahal. Dalam pengerjaan Nexus Google mengerjakan softwarenya sedakan, hardwarenya sendiri bekerja sama dengan produsen smartphone seperti Samsung, HTC, LG dan Motorola.

Nexus merupakan smartphone yang memiliki pangsa pasar dan fans nya sendiri. Beberapa smartphone Nexus sendiri memiliki software yang bagus namun, banyak kekurangan di hardwarenya terutama; kamera dan batere. Setiap produk Nexus pun berbeda-beda dan tidak ada kesamaan desain yang menunjukan ini produk Google.

Pada tahun 2016, terbitlah smartphone Pixel. Dimana apa yang dilakukan oleh Google saat ini adalah hal yang sudah di lakukan Apple. Google merekrut jagoan-jagoan dari Motorola untuk membangun smartphone Pixel. Pada Pixel Google benar-benar memegang hardware dan softwarenya untuk menghasilkan user experience yang tinggi.

nexus-6p-vs-nexus-5x-vs-google-pixel-and-pixel-xl-cam-ah

Perbandingan Nexus dan Pixel. Dari depan sih mirip2 aja yah. Nexus adalah ajang dimana Google menunjukan ke dunia apa yang bisa di lakukan oleh OS Android. Kalau Pixel? bingung gw,hehehe

Pixel bukanlah Nexus. Pixel adalah smartphone uang sekelas Apple 7plus dan Samsung S7 baik secara hardware dan harga. Harga Google Pixel di Indonesia sendiri(Des 2016) berkisar diatas 12 juta’an.  Berbeda dengan produk Nexus yang kebanyakan “Best Value” alias dengan harga 4 juta sudah bisa mendapatkan smartphone High-end atau flagship. Ketiadaan Nexus ini ternyata disambut baik oleh produsen seperti OnePlus, ZTE dan Lenovo yang ingin merebut pengguna Nexus.

Hal yang masih membuat Saya bertanya-tanya adalah kalau Google sudah bikin smartphone sendiri, pabrikan lain gimana donk? Para produsen yang pakai OS Android mau tak mau harus, bersaing dengan Google Pixel di ranah High-End.

Apakah para produsen akan meninggalkan Android?

atau mungkin bikin OS smartphone baru?

Semua ini masih menjadi misteri…


Leave a comment

476.Apa sih gunanya Force touch?

Produk Apple memang punya istilah yang aneh-aneh dan unik misalnya; retina display yang sebenarnya adalah layar yang memiliki kerapatan pixel diatas 300dpi. Nah, Kali ini ada yang namanya Force Touch. Force Touch adalah fitur dimana permukaan baik itu layar maupun trackpad di laptop bisa merasakan seberapa kencang Anda menekan tombol.

Keren kan?

Aslinya mah, cuman trackpad di laptop bisa di klik ke dalam 2 kali. 1 klik di tekan biasa, terus tekan lebih kencang lagi maka bisa ngeklik lagi. Kalau di smartphone sih, saya bingung bedanya force touch dan “tap&hold” alias tekan dan tahan (kayak di Android 7.0.1). Toh dua-duanya sama-sama memunculkan Quick action di sebelah icon aplikasi.

giphy-downsized-large

Ini nih simulasi dari force touch. Bisa buka preview link web kayak open in new tab tapi, klo selesai di pencet ilang tampilan webnya

Berbeda halnya dengan force touch di laptop. Setiap kata atau kalimat yang kita klik dengan force touch otomatis akan di search di Internet, apa sih arti kata tersebut? penggunaannya untuk apa? dan sekian.

Udah, gitu aja.

Apple sendiri memiliki Siri yang harus diakui kalah canggih dari Google Now jadi, gak bisa tuh pas kita force touch kata “Donald Bebek” keluar gambar Donald bebek, pencipta karakternya siapa?, film-film donald bebek apa aja? Donald bebek kapan pertama kali muncul? ,dsb. Selain untuk mengartikan kata-kata Saya sendiri bingung gunanya force touch di laptop apple apa? Di aplikasi lain yang saya gunakanpun (yang bukan buatan Apple) kayak ga ada gunanya.

Ini sama aja kayak kita membeli barang yang canggih tapi, fitur canggihnya ga ada yang di gunain. Kayak beli smartphone yang bisa eye tracking, bikin video 4k slow motion, bisa unlock hp pake mata tapi, malah pake smartphonenya buat telpon, sms dan WA+fesbukan aja. Seyogyanya sih, cari masalah dulu baru bikin fitur atau solusi yang keren. Bukan sebaliknya, punya fungsi force touch tapi, digunain buat apa yah?


Leave a comment

475. Kratos: Riwayatmu kini~

Setelah puas dengan Witcher 3 maka, entah mengapa Saya terpancing untuk bermain game lagi. Game yang dari tahun 2006 pernah di mainkan namun, belum ditamatkan semua serinya. Yak, sesuai judul tulisan ini game tersebut bernama God of War! God of War berceritakan tentang prajurit sparta bernama Kratos yang menjual jiwanya untuk melayani para dewa terutama dewa perang yakni Ares. God of War merupakan game yang sadis, penuh darah dan adegan senonoh. Ini game dewasa banget deh.

Saya sendiri sudah menamatkan God of War 1, 2 dan Chain of Olympus. Sudah menamatkan 3 bukan berarti semuanya sudah selesai. Untuk mengetahui kisah Kratos secara keseluruhan masih ada God of War 3, Ascension dan Ghost of Sparta. Hal yang paling membuat Saya tertarik dengan God of War adalah ceritanya yang simpel dengan tema balas dendam + di visualisasikan secara Quentin Tarantino. Oh,Ya! balik ke tema saya memainkan God of War. Kali ini Saya memainkan God of War Ghost of Sparta (PSP). God of War Ghost of Sparta ini bercerita tentang Kratos(tokoh utama) mencari kakaknya yang diculik dewa kematian (Thanatos).

Hal yang paling mencengangkan dan kurang kreatif adalah nama dari kakak Kratos yakni, Deimos.

Deimos + Kratos = Demokrasi #WTFMOMENT

Hal yang paling membuat Saya kesal dan sedih dari God of War adalah di setiap awal game Kratos hanya di modali 2 pedang yang ada rantainya. Padahal di seri-seri sebelumnya Kratos udah sakti, punya senjata ini-itu, punya magic dari para dewa dan, punya armor yang keren.TAPI tiap kali main seri yang baru maka dia kembali lagi gak punya apa-apa (mungkin dia ketagihan judi dan semua alat saktinya di jual).

Di tahun 2015 ini,Perjalanan Kratos di God of War tampaknya menemui jalan buntu. Game developer pembuat God of War kayaknya udah kehabisan ide setelah pada God of War 3, ketiga dewa utama (Hades, Poseidon dan Zeus) di bantai kratos. Walhasil merekapun merilis game God of War 3 Remastered version untuk PS4.

Yak, Remastered version.

Yak, cuman ningkatin kualitas grafis doank supaya bisa detail kelihatannya di PS4.

Yak, gak ada penambahan apapun,

dan ini kapitalis abis.

God of War merupakan game yang revolusioner dimana dia mempopulerkan QTE dan sayang sekali tidak ada kelanjutan dari cerita bang Kratos. Udah bingung mungkin timnya ketika Zeus di bunuh dan dunia hancur.  Adanya malah cerita baru yang jagoannya bukan Kratos sama sekali tapi bangsa Nordic gitu.

Sedih rasanya melihat game seperti God of War, Metal gear Solid , Megaman dan Harvest Moon menemui jalan buntu. Semoga ke empat serial Kratos itu bisa berlanjut di tahun 2017 layaknya Pokemon yang sustain abis. AMIN!


Leave a comment

472.Mac dan desainer

Kita hidup di dunia yang tidak adil.

Dimana PC memiliki spesifikasi yang tinggi dan harga yang lebih murah dan Mac memiliki spesifikasi yang lebih rendah.

Namun, dengan harga lebih mahal. Jika dilihat dari kalimat ini sih, pastinya PC menang. Sayangnya komputer lebih dari sekedar spesifikasi dan harga. Belasan tahun Saya menggunakan PC ( sampe tau busuk-busuknya dan lika-likunya) dan hanya 4 tahun menggunakan Mac. Harus di akui bahwa Mac memiliki performa yang lebih baik dibandingkan PC.

macpro13vsspectre13t

Macbook Pro vs HP spectre. Ketika spesifikasi tidak menggambarkan performa komputer.

Seakan-akan semua software dibuat berjalan dengan optimal di Mac. Lebih jarang crash, lebih jarang nge-hang dan pokoknya lancar-lancar aja deh. Hal paling mencolok adalah saat bekerja di kantor Saya memakai laptop HP yang i7,+RAM 16GB kok bisa kalah performa jauh dibandingkan macbook pro 13 inchi yang i5 dan RAM 8GB. Mendesain jauh lebih cepat di Mac. Padahal sama-sama pake Adobe.

Dulu Saya sempat bertanya;

“Kenapa sih para desainer lebih banyak yang pake Mac di bandingkan Windows atau PC?”

Saya kira jawabannya karena, buat gaya-gaya’an aja.

Ternyata jawabannya adalah software desain itu RASIS bro!

Banyak software desain yang bagus, enteng dan kece badai cuman, tersedia di MAC doank. Mac doank.

WTF MOMENT BGT

Inilah alasan utama mengapa Saya sekarang mendesain menggunakan Mac. Salah satunya adalah para desainer Facebook yang menggunakan ORIGAMI yang awalnya membutuhkan Quartz composser(ada di mac doank) dan sudah berubah menjadi ORIGAMI STUDIO yang tidak membutuhkan Quartz Composser namun, cuman bisa di pake di Mac.

//giphy.com/embed/Fjr6v88OPk7U4

Ekspresi mbak Jesika jones ketika tau, berita Origami Studio

#SaruaKenehAtuhJang!

Atau software animasi, yang bernama Principle yang bagus keren, enteng dan khusus Mac doank. Weleh-weleh~

P.S: Masih membahas perbandingan: laptop HP yang i7,+RAM 16GB kok bisa kalah performa jauh dibandingkan macbook pro 13 inchi yang i5 dan RAM 8GB. Saya coba compile project di Android Studio kok lebih cepet di Mac yah di bandingkan windows? Bedanya bisa 3 menitan sendiri. Btw tulisan ini Saya tulis di PC.