KRAUKRAUKDI

Design, Technology, Art and Love for better Life


Leave a comment

493. Band K-pop kece namun, kurang terkenal!

Beberapa minggu kebelakang ini Saya lagi senang-senangnya mendengarkan lagu Korea. Bukan Super Junior,Big Bang ,SNSD,PSY ato OST serial korea yah. Ada band korea selatan yang beraliran Jazz, Funk, Techno dan RnB bernama Clazziquai Project. Clazziquai Project sendiri merupakan band yang terdiri dari 3 orang saja namun, menghasilkan musik yang keren banget dan sangat memberi energi sejak tahun 2003.

Clazziquai Project cocok buat yang senang lagu-lagu seperti Maliq & D’Essential dan Jamiraquai. Hampir semua album Clazziquai Project memliki cover dan tema mengenai babi berwarna pink. Saya sendiri gak tau apa hubungannya babi dengan musik jazz techno ini? Saya taunya hubungan babi dengan nasi hainam,hehehe…


Leave a comment

492. Belajar Objective C supaya makin objektif,ceileeeh~

38917_26d7_7

Belajar koding itu mudah? Enggak juga sih~

Di tahun 2017 ini, Saya ingin sekali bisa paham tentang iOS dan cara kerjanya. Hal ini Saya maksudkan supaya bisa mengerti bagaimana sih karakteristik dari platform iOS sebelum mendesain.  Hal ini lah yang membuat Saya ingin belajar Objective C yakni bahasa pemrograman iOS sebelum Swift.

Tadinya Saya mau belajar pakai Swift aja langsung namun, kata kawan-kawan programer Saya sih, masih perlu belajar Objective C. Soalnya ada beberapa komponen di iOX atau kalau mau ngotak-ngatik harus pakai objective C. Mumpung ada Mac (punya kantor) dan ada yang ngajarin jadi kenapa enggak?

Desainer butuh belajar pemrograman sih, supaya nanti bisa komunikasi dengan lebih baik dengan programmer( minimal ngerti gambaran besarnya lah), Bisa bantuin ngelayout juga, dan tentunya bisa langsung bikin prototype walopun kodingannya amburadul. Minimal kan prototypenya ada dan tim ngerti cara kerjanya ngertilah,hehehe.

Soalnya kalau pakai prototyping tool (kayak Marvel dan Invision )menurut pengalaman Saya, giliran user di suruh ngetik mereka banyak bingung sih. Misalnya di suruh ngetik form alamat. Eh, tau-tau udah ke isi. Banyak user bingung sih, padahal udah di jelasin ini Prototype,hehehe.

Harapannya sih setelah belajar objective C ini bisa makin khatam lah dengan iOS dan kalau mendesain ngerti gitu gimana cara bikinnya.  Walopun Objective C itu rebek dan buat bikin 1 fungsi aja musti ngetik panjang tapi, saya yakin kalau niatnya + usahanya kuat pasti bisa! Semangat!

Bagi yang mau belajar juga silahkan Klik link ini yah. (harus daftar dulu)


Leave a comment

491. Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Harta, Tahta, Wanita dan DoTa

Judul diatas adalah sebuah ungkapan yang cukup populer di kantor Saya. Ada empat hal yang di incar seorang pria modern yakni, harta, tahta, wanita dan DoTa. Ada juga yang berkata bahwa “DoTa adalah akar dari segala masalah”,ahahhaa. Walopun sudah terkenal Mobile Legend tapi, main DoTa tetap beda gitu sih rasanya. Lebih puas. Ungkapan ini ada benarnya juga sih, gak jarang orang emosi karena, bermain DoTa. Sampe diem-diem’an bahkan. DoTa sendiri sudah ada dari zaman Saya SMP alias tahun 2002’an kalau gak salah. Game online yang sudah berumur puluhan tahun ini memang ajaib dan bisa membius pemainnya sampai bertahun-tahun!

Salah satu keasyikan main Dota adalah ketika bermainnya bareng-bareng teman di lokasi fisik yang sama. Misalnya main Dota bareng 5 lawan 5 sehabis kerja di Jumat malam. Sampai-sampai balik dari kantor jam setengah satu,ahahha…Wah, itu asyik banget sih. Mainnya dari yang lucu-lucuan sampai serius mampus. Kalau Saya teliti secara UX DoTa sudah melakukan banyak perubahan baik itu dari UI, status hero, map dan berbagai hal lainnya.

DoTa menurut Saya adalah salah satu cara yang ampuh melepaskan stress sekaligus, nambahin stress,ahahha. Kalau kalah mulu orang bisa BT abis. lebih BT daripada liat mantan liburan ke pantai dengan lelaki lain.

“Klak-klik-klik-klik-klik”

“Tak-tak”

“klik-klik-klik-klik”

“U-u-u-ultra KILL!”

Itulah yang Saya sering dengar kalau bermain DoTa. Ribuan suara klik mouse dan keyboard bagaikan suara jangkrik di tengah hutan tropis. Sangat riuh terdengar dan setiap pemainnya benar-benar serius memainkannya. ngobrol dan becanda paling pas hero nya mati aja. Ada teman Saya yang menghabiskan puluhan ribu jam dalam memainkan DoTa ini. Benar-benar berdedikasi sekali orang ini.

Kayaknya hampir semua pegawai StartUp yang Saya temui kayaknya main DoTa deh,hehehe…Emang DoTa itu bagaikan candu sih. Kalau Saya sendiri, rada males main DoTa kalau gak bareng temen-temen ( misalnya lawan orang lain online yang gak tahu dimana dan bangsa apa itu orang). Jadi bermainlah DoTa sebelum Dota itu dilarang.


Leave a comment

490. Beralih ke Medium?

Beralih ke Medium?

Tampilan Medium dot com

Medium dot com adalah media untuk menulis layaknya WordPress namun, lebih ke kinian. Ibarat Facebook dengan Snapchat lah,ahahaha~

Medium sendiri sudah ada dari 4 tahun yang lalu, Saya juga sudah memiliki akun nya  ( buat ngambil domain duluan,hehhe) tapi, Medium Saya gak ada isinya.

Medium punya UX design yang jauh lebih baik, lebih sederhana dan lebih aktif komunitasnya di bandingkan wordpress. Sudah banyak teman-teman Saya dari yang biasanya menulis di wordpress atau pun gak pernah menulis mulai mempublikasikan ide-ide dan gagasannya di Medium. Medium juga sepertinya sumber mencari ilmu sih dan promosi juga.

Perusahaan-perusahaan seperti Uber, Facebook, Traveloka, Salestock, Go-jek mulai menulis berbagai artikel tentang desain di Mediumnya. Tim Desain merekalah yang mengisi konten disana dan secara aktif membalas komen-komen serta pertanyaan yang ada. Nah, kembali ke topik utama tulisan ini;

Perlu gak sih Saya menulis di Medium dan meninggalkan WordPress ini?

Sampai saat ini sih Saya belum menemukan alasan yang kuat mengapa harus pindah ke Medium yah? Mengurus dua media menulis juga pastinya memakan waktu dan tenaga juga. Kalau kalian sendiri kira-kira mengapa mulai menulis di Medium?